HARIANMEMOKEPRI.COM — Masyarakat Melayu Kabupaten Lingga punya sebutan khas terhadap seseorang orang yang memiliki perilaku tidak disukai seperti contohnya suka ghibah.
Bercanda berlebihan, membahas sesuatu secara berkepanjangan, aktif bergerak, banyak tingkah, suka meminta sesuatu secara berulang-ulang dan suka menggoda lawan jenis.
Baca Juga: Netflix Tayangkan Dokumentasi MH370 Maret Ini, Setelah 9 Tahun Hilangnya Pesawat
Perilaku tidak disukai Ini tidak terkecuali kepada usia berapapun baik itu laki-laki ataupun perempuan.
Dimana hal ini banyak sekali ditemukan baik di wilayah perkotaan, perkampungan bahkan mungkin juga diluar negeri menjadi salah satu perilaku tidak baik yang sulit dirubah oleh orang lain tanpa kesadaran dari diri pribadi.
Perilaku tidak disukai seperti ini sudah tentu dapat membuat orang lain yang mendengar, melihat, dan menerimanya merasa tidak nyaman, jengkel, merugi, bahkan bisa sampai menimbulkan percekcokan dan perkelahian.
Salah satu contoh misalnya akibat ghibah oleh tetangganya seorang warga merasa kehidupannya tertekan, sehingga mengucilkan diri, tidak suka bergaul, akhirnya stres sampai bunuh diri.
Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Menerima Dukungan Pembiayaan 50 persen Untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Sangat miris sekali jika perilaku tidak disukai seperti ini sampai merugikan orang lain apalagi kerabat atau keluarga sendiri.
Berikut sebutan bagi orang yang memiliki beberapa perilaku tidak disukai tersebut menurut masyarakat melayu Kabupaten lingga.

