Weleh.. ‘Mbelah Duren’ Secara Paksa, Heni di Cekik Lalu di Perkosa

241
Tumiran saat berhasil diamankan oleh Pihak Polisi (foti. Ist)

Kepri HMK, Hukrim — Tumiran, 25, warga Lampung ini memang kelewat sadis. Saat cintanya ditolak Heni, 16, (nama samaran-red) dia malah bertekad: bertanam padi di Baturaja, kalau tak sudi ya diperkosa saja. Dan ini benar-benar dilakukan. Setelah ABG Heni berhasil dicekik hingga tewas, segera diperkosa sebagai pelampiasan syahwatnya.

Anak ABG orang Jawa menyebutnya prawan semengit, artinya masih benci sama kaum lelaki. Padahal gede sedikit dan tahu rasanya, banyak yang ketagihan. Sayangnya kaum lelaki sering tak mengerti akan perilaku prawan semengit ini. Ketika cintanya ditolak, langsung tersinggung. Padahal jika telaten dan penuh kesabaran, target “mbelah duren” bukanlah sekedar khayalan.

Tumiran warga Lampung Utara, rupanya sedang kasmaran pada ABG yang dikenalnya lewat FB. Sayangnya, dia terlalu keburu nafsu, tak tahu bagaimana mendekati seorang wanita. Hanya ditolak Heni karena alasan jelek dan item, dia sudah bertekad untuk menghabisinya.

Awalnya keduanya memang kenal lewat FB. Setelah akrab di jagad maya, keduanya berkenalan langsung dengan tatap muka. Ternyata keduanya hanya tetangga desa, tapi beda kecamatan. Demi cintanya pada ABG Heni, Tumiran rajin mengunjungi kediaman si gadis.

Awalnya memang sekedar persahabatan, tapi lama-lama Tumiran ingin memiliki Heni. Maka saat jalan-jalan dia mendeklarasikan cintanya. Tapi ternyata ditolak, dengan alasan jelek dan hitam. Lain kali merayu lagi, jawabannya tetap sama, “Kamu jelek dan hitam!” Pada rayuan ketiga kalinya, masih juga dia disebut jelek dan hitam.

Kini benar-benar tersinggung Tumiran. Jelek dan hitam kan bukan maunya, tapi memang sudah produk dari sononya. Dikatakan jelek masih bisa menerima, tapi disebut hitam, nanti dulu. Di Jakarta, kali Item bisa berharga Rp 560 juta lho untuk menutupnya dengan waring. Lha Tumiran ini, meski hitam kan tidak bau, wong sehari mandi tiga kali. Habis mandi selalu kutolong ibu membersihkan tempat tidurku……..

BACA JUGA :  Usai Dirampok dan Diperkosa, Nenek Ainsyah Dibuang di Sumur Tua

Tak ada maaf bagimu kata Tumiran. Maka ketika berhasil mengajak jalan-jalan lagi dengan alasan mau dicarikan kerja, Tumiran berhasil melampiaskan dendamnya. ABG itu di tempat sepi dicekik sampai tewas dan kemudian diperkosanya. Habis itu mayat Heni ditinggalkan begitu saja. Keluarga yang menanyakan lewat HP, hanya dikecoh dengan SMS palsu.

Hari berikutnya terungkap pembunuhan itu, dan Tumiran ditangkap. Dalam pemeriksaan dia mengaku pada petugas, sakit hati katena dimaki jelek dan hitam. Jelek-jelek begitu kan ciptaan Tuhan. “Saya kesal dan langsung tak cekik.” Kata Tumiran. (*)

Penulis : Gunarso TS/PK
Editor : Amri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.