oleh

Warga Minta Aparat Tindak Tegas Penjualan Miras di Desa Rejai

Lingga — Warga meminta aparat kepolisian setempat menindak tegas minuman keras yang diduga dijual bebas di Wilayah Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga.

Permintaan tersebut berawal dari musibah kecelakaan sepeda motor yang dialami seorang remaja dan anak usia dini di pelabuhan Desa rejai, Senin, (11/01/21) malam.

Saliman orang tua korban menceritakan, kedua anaknya pada waktu itu sedang berboncengan disekitaran pelabuhan.

Namun dari arah depan sepeda motor, terdapat warga yang mencoba menghalangi kedua anaknya hingga terjadi kecelakaan.

Diduga warga yang mencoba menghalangi sedang dalam kondisi mabuk miras.

“Anak saya bawa motor, berboncengan sama adiknya jalan-jalan ke Pelabuhan lah ceritanya, sesampainya di pelabuhan mereka mutar balik lagi”

“Kemudian dari arah depan ada orang, dan orang itu berusaha menghalang-halangi mereka, anak saya ketakutan karena diduga orang itu sedang dalam kodisi mabuk”

“Lalu anak saya yang SMP yang bawa motor ini langsung tancap gas dan tertabraklah dengan orang ini, karena menurut pengakuan anak saya tak bisa dihindari lagi sama mereka”

“Ada saksi di pos AL yang melihat kejadian,” kata warga yang akrab di sapa Aliang.

Saliman juga mengatakan, meminta aparat penegak hukum untuk meniadakan penjualan miras di wilayah Desa Rejai.

“Harapan saya kedepan yg jual minuman keras harus ditiadakan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapospol Rejai Bripka Fitra Ardiles saat dikonfirmasi awak media harianmemokepri.com mengatakan, akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap toko yang dikabarkan menjual minuman keras tersebut.

“Jika benar adanya penjualan minuman keras yang disebutkan maka akan kita tindak lanjuti dengan memberi peringatan atau pun ditindak secara hukum,” ucapnya.

Bp Batam 2020
BACA JUGA :  Wabup Natuna Serahkan Bantuan Sembako di Kecamatan BunguranTengah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.