Wanita Muda Lolos dari Pemerkosaan Perampok Saat Suami Mendadak Pulang

Wanita Muda Lolos dari Pemerkosaan Perampok Saat Suami Mendadak Pulang
Ilustrasi Pemerkosaan (Istimewa)

Harian Memo Kepri, Nasional -- Wanita muda nyaris diperkosa perampok tunggal yang menyatroni rumahnya di Perumahan Graha Sukadami, Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Hingga Jumat (12/4/2019) malam, Ny. YA (20) masih trauma atas kejadian yang menimpanya.

Ibu rumah tangga itu gagal diperkosa karena suami korban tiba di rumah. Padahal kaki dan tangan YA sudah diikat, dan mulutnya dilakban bahkan sudah sempat dicabuli. Melihat suami korban pulang, tersangka panik lalu kabur dengan menggasak sejumlah perhiasan emas dan ponsel

Namun akhirnya tersangka DH, 42, warga Kompleks Permata Serang Baru, Kabupaten Bekasi dibekuk angota Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan di rumah kerabatnya di daerah Bekasi Timur, Kota Bekasi.

“Sebelumnya tersangka dengan korban saling kenal, karena Ny. YA pernah beberapa kali menyewa mobilnya,” ungkap Kanit Reskrim Iptu Jefri.

Bermodalkan kenal itulah pria 42 tahun mengetahui situasi rumah ibu muda ini. Kamis (11/4) sekitar pukul 11.00 saat suami dan mertua Ny. YA kerja dan lingkungan rumah sepi, DH menyatroni.

Dengan mudah perampok ini masuk ke rumah lantaran pagar dan pintu rumah tak dikunci. Sambil mengenda-endap, dia melihat ibu rumah tangga tengah tertidur di dalam kamar. Tersangka lalu mengambil handphone terus bergeser ke kamar belakang.

“Di kamar mertua Ny. YA ini, perampok itu mengobrak-abrik lemari pakaian lalu menggasak perhiasan emas,” kata Kanitreskrim Jefri.

Tidak puas dengan hasil itu, penjahat ini kembali ke kamar Ny. YA dan mencari barang berharga lainnya. Tetapi, korban terbangun.

Ny. YA kaget mendapati pria yang dikenal sebagai pemilik mobil rental, sudah berada di kamarnya. “Namun ibu muda ini tak bisa berbuat banyak. Mulutnya dibekap lalu ditodong pisau,” ujar Iptu Jefri.

BACA JUGA :  Umat Nasrani Yonmarhanlan IV Tanjungpinang Ikuti Perayaan Paskah Se - Pulau Bintan

Diancam mau dibunuh, korban ketakutan dan menuruti semua perintah perampok. “Korban disuruh melucuti semua pakaian dan perhiasan emas yang dikenakannya seperti anting-anting, kalung, gelang, dan cincin,” tambahnya.

Kemudian perampok mengambil selendang putih lalu mengikat tangan dan kaki ibu rumah tangga ini. Bukan itu saja mulut Ny. YA juga dilakban. “Dalam kondisi tak berdaya, korban dicabuli,” ucap Jefri.

Selamat Dari Pemerkosaan 

Ketika nafsu birahinya semakin memuncak dan hendak memperkosa, suami dan mertua korban pulang lewat pintu samping. Mendengar suara pria dari pintu rumah, penjahat ini bergegas kabur dengan jalan perlahan melewati pintu depan.

Suami dan mertua Ny YA mendengar suara rintihan dari dalam kamar. Keduanya bergegas menghampirinya. Mereka tekejut melihat Ny. YA tangan terikat selendang dan mulut dilakban.

Setelah ikatan dan lakban dilepas, Ny.YA menangis sesenggukan lalu menceritakan kejadian yang dialaminya.

Mendengar istrinya menjadi korban perampokan dan pencabulan, suami mencari bandit tersebut. Tapi keberadaannya tak diketahui hingga akhirnya melapor ke polisi.

Hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi- saksi maupun korban, anggota reserse Polsek Cikarang Selatan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri dan keberadaan pelaku. “Akhirnya DH kami ringkus di rumah kerabatnya. Sampai saat ini pelaku masih kami periksa intesisif,” pungkas Jefri.

Sumber : Poskotanews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.