Walikota Tanjungpinang Buka Resmi Bimtek Penguatan Manajemen Organisasi

Walikota Tanjungpinang Buka Resmi Bimtek Penguatan Manajemen Organisasi
Walikota Tanjungpinang, H Syahrul saat menyampaikan sambutan di acara Bintek Dispora, Selasa (9/4/19) (Jacksen HMK)

Harian Memo Kepri, Tanjungpinang -- Walikota Tanjungpinang H Syahrul, S. Pd membuka secara resmi Bimbingan Teknis Penguatan Manajemen Organisasi, Selasa (9/4/2019).

Acara yang dilaksanakan di Hotel Comforta ini digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang selama 2 hari.

Dalam sambutannya Syahrul mengatakan pemuda adalah generasi penerus bangsa, negara dan keluarga.

"Dari muda saya sudah mengikuti organisasi pemuda, saya berani bentuk remaja masjid tahun 1980 walaupun masa itu masih riskan untuk mendirikan organisasi," katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa telah memberikan instruksi untuk menghidupkan kembali Karang Taruna.

"Saya telah menginstruksikan untuk menghidupkan kembali Karang Taruna dikarenakan itu sangat penting," ucapnya.

Syahrul menambahkan, atas nama pemerintah dengan bangga mengucapkan selamat mengikuti kegiatan, dan mengharapkan Bintek ini dapat menjadi referensi pemuda untuk mengelola organisasi menjadi lebih baik.

Syahrul juga memberitahukan bahwa dirinya akan siap hadir apabila diundang oleh pemuda, "Setiap pemuda yang mengundan saya akan hadir, walaupun sedikit terlambat," jelasnya.

Walikota Tanjungpinang Buka Resmi Bimtek Penguatan Manajemen Organisasi
Photo bersama pada acara Bimtek Dispora Tanjungpinang di Hotel Comforta, Selasa (9/4) (Jacksen HMK)

Pemuda, lanjut Syahrul, harus memiliki cita-cita yang luhur untuk memperjuangkan dan berbuat apa kedepan, untuk Indonesia, Kepri, dan khususnya Tanjungpinang.

Dalam sambutannya juga Syahrul memberikan pemahaman bahwa setiap mengikuti seminar atau pelatihan, hendaknya pulang membawa sesuatu yang baru, dan bisa berubah yang lebih baik dari senelumnya.

"Yang disebut kemajuan itu ditandai dengan perubahan, Tanjungpinang dikatakan maju apabila berubah, pengurus Ormas apapun setelah menerima sesuatu bisa berubah, itulah transfer ilmu dari narasumber," tegasnya.

"Semakin banyak ilmu akan bisa lebih arif, bukan semakin buruk," tutup Syahrul.

Penulis/Dok:Jacksen
Editor : Tomo
BACA JUGA :  32 Orang Paskibraka Tanjungpinang Dikukuhkan, Kadispora : Mereka Putra-Putri Terbaik Kota Tanjungpinang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.