Beranda Lintas Berita Viral Angin Puting Beliung di Perairan Nongsa Batam, Sekolah Langsung Suruh Pulang...

Viral Angin Puting Beliung di Perairan Nongsa Batam, Sekolah Langsung Suruh Pulang Para Murid

Harian Memo Kepri |Batam — Kanit Reskrim Polsek Nongsa Ipda Yustinus Halawa memastikan, angin puting beliung yang terjadi di Nongsa tidak berdampak ke masyarakat.

Yustinus menambahkan, sesuai penuturan Djali Marman Kepala Sekolah SDN 006 Teluk Mata Ikan dan Saparudin Ketua RW setempat, membenarkan kejadian itu.

“Pada Jumat pukul 10.25 WIB memang benar adanya Puting Beliung di wilayah Teluk Mata Ikan, melihat kejadian tersebut.

Saksi dari sekolah langsung memulangkan siswanya ke rumah masing-masing.

Namun puting beliung tidak sampai ke sekolah SDN 006,” jelas Yustinus Halawa.

Sementara keterangan saksi mata lain, melihat dari atas rumah adanya puting beliung dari Nongsa Village namun setelah 1 jam Angin Puting Beliung tersebut hipang dengan sendirinya.

“Dan tidak sampai ke bagian darat wilayah Teluk Mata Ikan, hanya sampai di laut saja, sampai saat ini belum ada laporan dari warga yang terkena angin puting beliung tersebut,” tambah Yustinus.

Warga yang melihat fenomen itu sempat geger. Bahkan tidak sedikit dari mereka mengira kalau hal itu tanda kiamat.

“Aduh namanya juga khawatir. Kek kiamat gitu,” ujar Sandra warga sekitar.

Sementara itu, Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas l Hang Nadim Suratman membenarkan kejadian itu Jelasnya, jika dilihat dari peta terlihat bahwa lokasi teluk mata ikan terletak di sebelah utara bandara Hang Nadim Batam.

“Pada jam kejadian dilaporkan bahwa cuaca di bandara “cerah berawan” dan terdapat awan cumulonimbus (CB) yang memungkinkan terjadinya putting beliung tersebut, tetapi di landasan pacu tidak terjadi perubahan cuaca yang signifikan. Termasuk tidak adanya peningkatan kecepatan angin. Hal ini di karenakan lokasi awan CB dengan landasan yang cukup jauh,” jelas Suratman.

Lebih jelas dikatakan, dari citra radar cuaca Singapore juga terpantau adanya pembetukan awan CB di wilayah sekiatr teluk mata ikan pada jam yang bersamaan.

“Kesimpulan kami kemungkinan besar telah terjadi fenomena puting beliung di wilayah tersebut. Adapun dampak akibat kejadian tersebut belum diketahui secara pasti,” tambah Suratman.

BMKG menghimbau, agar masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca yang sangat cepat terjadi. Terutama dimasa peralihan ini sangat mungkin terbentuk awan CB yang bias menyebabkan hujan lebat, angin kencang, petir, dan puting beliung.

Apabila kejadian ini terjadi di laut maka disebut waterspout yang bisa menyebabkan gelombang tinggi secara tiba-tiba. Mohon update terus informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan juga informasi peringatan dini akan terjadinya cuaca ekstrim yang kami share sekitar 10 menit sebelum kejadian.


Sumber |dok.| Tribunbatam.id
Iklan

 

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Segenap Crew Media Harianmemokepri.com Mengucapkan Selamat Hut Bhayangkara Ke 74

BERITA TERBARU