Usai Ditarik , Pemilik Swalayan berbondong-bondong Returnkan Ikan Kaleng Bercacing, LPKTN RI : Ada Sekitar 27 Merk Ikan Kaleng Yang Bercacing

4
Direktur LPKTN RI , Dedi Utomo saat memeperlihatkan salah satu merk Ikan Kaleng berparasit (Foto : HMK)

HarianMemoKepri.com, Tanjungpinang – Pasca penarikan 300 dus ikan kalengan yang bercacing dan berparasit oleh Tim Gabungan Disperindag Kepri dan Lembaga Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Republik Indonesia (LPKTN -RI) Senin, (02/4) siang. Beberapa pemilik swalayan di Kota Tanjungpinang mengakui telah mereturn kembali sejumlah merk ikan kalengan bercacing tersebut.

“Tadi saya baca berita ada penarikan besar-besaran sejumlah merk ikan kalengan oleh Disperindag Kepri dan LPKTN RI. Jadi kami sudah sterilkan jualan kami dan tidak menjual lagi ikan kalengan itu,” ucap Supriyadi, pekerja salah satu swalayan di Tanjung Unggat.

Dia mengatakan, merk ikan kaleng tersebut pernah dijual diswalayannya, namun setelah membaca berita disejumlah media ia langsung memasukkan kembali ikan kalengan yang bermerk Makarel dan Jack Farmer.

“Kemaren memang ada kita jual, tapi sudah kita kembalikan ke distributornya,”katanya.

Sementara itu, Direktur LPKTN-RI, Dedi Utomo mengatakan bahwa penarikan yang berlangsung siang tadi merupakan tindak lanjut dari pemerintah Setempat melalui rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Itu sesuai rekomendasi pimpinan daerah dan instansi BPOM. Jadi kita menarik sejumlah merk ikan kalengan yang sebagaimana dirilis oleh BPOM,” ujar Direrktur LPKTN -RI, Dedi Utomo kepada HarianMemoKepri.com.

Lanjutnya, pihaknya menghimbau agar masyarakat berhati-hati untuk memilih ikan kalengan sebagai bahan konsumsi keluarga. “Himbauan kita agar selalu berhati-hati agar tidak memilih ikan kaleng sembarangan,” katanya.

Berdasarkan data BPOM tertanggal 28 Maret 2018, berikut daftar nama produk ikan kaleng yang ditemukan mengandung cacing tersebut:

-Merek ABC (produk lokal), dengan tiga nomor izin edar dalam jenis saus tomat, saus ekstra pedas, dan saus cabai.

-Merek ABT (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek AYAM BRAND (produk impor), dengan tiga nomor izin edar dalam jenis saus tomat, goreng, dan saus padang.

-Merek BOTAN (produk lokal), dengan empat nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek CIP (produk lokal), dengan dua nomor izin edar dalam jenis saus tomat dan saus ekstra pedas.

-Merek DONGWON (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis larutan garam.

BACA JUGA :  Edan, Pak Gurunya Cabul. Tutup Mata Murid Lalu Keluarkan 'Sosis'nya, Pake Bilang Gini Lagi : Ni Pegang Saja Tapi Jangan Digigit Ya

-Merek DR.FISH (produk lokal), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek FARMERJACK (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek FIESTA SEAFOOD (produk lokal), dengan tiga nomor izin edar dalam jenis saus tomat, saus cabai, dan saus balado.

-Merek GAGA (produk lokal), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat dan cabe.

-Merek HOKI (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek HOSEN (produk impor) , dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek IO (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek JOJO (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis dalam saus tomat.

-Merek KING’S FISHER (produk lokal), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek LSC (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek MAYA ( produk lokal), dengan empat nomor izin edar dalam dua jenis saus tomat dan dua saus cabai.

-Merek NAGO/NAGOS (produk impor), dengan dua nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek NARAYA (produk impor), dengan dua nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek PESCA (produk lokal), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek POH SUNG (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek PRONAS (produk lokal), dengan dua nomor izin edar dalam jenis saus pedas dan saus tomat.

-Merek RANESA (produk lokal), dengan dua nomor izin edar dalam jenis saus tomat dan cabai.

-Merek S&W (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis larutan garam.

-Merek SEMPO (produk impor), dengan dua nomor izin edar dalam jenis original dan larutan garam.

-Merek TLC (produk impor), dengan satu nomoizin edar dalam jenis saus tomat.

-Merek TSC (produk impor), dengan satu nomor izin edar dalam jenis saus tomat.

(Red/Cr003/BPOM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.