Trifanto Pertanyakan Solusi Pemkab Lingga Terkait Kelangkaan BBM

Trifranto warga Desa Sungai Buluh Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga.
img 20Trifranto warga Desa Sungai Buluh Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga.210329 wa0071

Lingga — Trifranto atau akrab disapa Jang Tinggi (50) yang merupakan warga sungai Buluh, Kacamatan Singkep Barat, mempertanyakan solusi pemerintah Kabupaten Lingga tentang kelangkaan BBM yang terjadi di Wilayah Dabo Singkep, dan sekitarnya.

Terkait adanya pemberitaan, tentang Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Bagian Ekonomi dan SDA Kabupaten Lingga, yang melakukan koordinasi dan komunikasi kepada 2 Penyalur BBM Premium atau Bensin setelah terjadinya kelangkaan di Wilayah Dabo Singkep, menurut Trifranto itu bukan solusi.

Pasalnya, sebelum diberitakan masyarakat Sungai Buluh sudah lebih dulu mengatahui tentang jadwal keluar masuknya BBM di wilayah tersebut.

“Kalau hanya sekedar bahwa hari ini atau pun besok ada penjualan, kami pun sudah tau kalau hari ini berangkat, hari ini masuk, kami sudah faham itu,”

“Cuma yang ingin kami pertanyakan sebagai masyarakat, sebelum terjadi kelangkaan, apa solusi dari pemerintah untuk menggantikan, sebelum BBM dari SPBU Kompak dan SPBU Sungai Buluh ini masuk,” kata Trifranto.

Trifranto juga mengatakan, terputusnya penyaluran BBM Premium atau Bensin dari SPBU Kompak Dabo Singkep, dan SPBU Sungai Buluh, secara serentak menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat.

“Pada hari ini sudah kurang lebih 10 buah mobil datang dari Dabo Singkep ke Sungai Buluh, untuk mencari Bensin,” jelas Trifranto

“Kalau dulu pasti orang sungai buluh yang dituduh menimbun, kalau sekarang pihak pemerintah khususnya bagian ekonomi sudah mengatur semuanya dari minyak tanah, minyak bensin, minyak solar, jadi sekarang siapa yang harus disalahkan dan dituduh sebagai penimbun,” lanjutnya.

Trifranto juga menjelaskan, SPBU yang ada disekitaran wilayah Dabo Singkep sekarang sudah berumur kurang lebih 34 tahun, jika dibagi dua dengan tahun berdirinya Pemerintahan Kabupaten Lingga, maka dapat disimpulkan, warga masyarakat Sungai Buluh lebih dulu mengetahui tentang masalah kelangkaan yang terjadi saat ini.

Trifranto berharap, Pemerintah Kabupaten Lingga, melalui Bagian Ekonomi dan SDA, melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap penyaluran BBM kepada penerima, karena diduga kelangkaan BBM yang terjadi hari ini akibat ulah oknum yang bermain dalam melakukan penyaluran.

“Seperti misalnya saya sebagai sub penyalur kepada penerima BBM, yang memang sudah diatur jumlah berapa minyak yang bisa diambil atau dibeli oleh masyarakat, lantas dalam satu bulan tidak semua penerima BBM bisa membeli minyak ini, karena kita tahu ekonomi masyarakat kita seperti apa, nah jadi timbul pertanyaan lagi, kemana minyak sisa atau minyak yang tidak di beli oleh masyarakat ini di jual kemana,” ujar trifranto.

Sementara itu, menggapi hal tersebut Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Kabupaten Lingga Said Hendri mengatakan, selama ini yang memasukkan BBM di wilayah Dabo Singkep memang pihak swasta, bukan pemerintah.

“Jadi ketika di pertanyakan, adakah solusi pemerintah daerah seperti minyak dari tempat lain, ya tidak ada,” kata Said Hendri

Lebih lanjut Said Hendri menjelaskan, Wakil Bupati Lingga pada hari ini juga meminta dirinya untuk mempertanyakan tentang masih mampu atau tidak ke 2 SPBU tersebut menyalurkan BBM di Kabupaten Lingga, karena jika tidak, maka akan dicari investor lain yang sanggup untuk melakukan penyaluran.

“Kemudian kalau masalah dugaan adanya oknum-oknum yang melakukan penimbunan, atau melakukan penyelewengan penjualan, tolong dicari, bahkan kalau ada akan kita buat laporan supaya ditindak secara hukum,” pungkas Said Hendri.

 28 Pengunjung

hijau dan putih profesional iklan promosi diskon ongkos kirim banner landscape (512 × 200 piksel)
whatsapp image 2022 04 29 at 12.49.43 whatsapp image 2022 04 30 at 15.19.45 (1) hari kebangkitan nasional 2022 (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.