TMMD Ke 103, Kodim 0315/Bintan Gelar Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Desa Pengudang

134
Pasiter Kodim 0315/Bintan, Kapten Chb Suriman saat memberikan penyuluhan Wasbang dan Bela Negara (foto. Ist)

HarianMemoKepri.com, Bintan – Setelah dibukanya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Tahun 2018 Kodim 0315/Bintan. Memasuki Hari ke-11, kegiatan demi kegiatan mulai dilaksanakan selain kegiatan Fisik, kegiatan Non Fisik juga harus dilaksanakan dalam TMMD di Desa Pengudang, Kecamatan Telok Sebong, Kabupaten Bintan, Kamis, (25/10/2018).

Berjalan seiring dengan pembangunan badan jalan sepanjang 4.050 Meter di Desa Pengudang, demikian pula dengan berbagai penyuluhan seperti Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0315/Bintan, Kapten Chb Suriman menjadi narasumber kegiatan Non Fisik penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara pada Program TMMD Ke-103 Tahun 2018 Kodim 0315/Bintan dengan materi Implementasi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

“Realitanya nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika mulai luntur dari kehidupan masyarakat Indonesia. Tindakan yang dilakukan sebagian masyarakat, justru cenderung berlawanan dengan semboyan tersebut. Di beberapa daerah di Indonesia dapat ditemukan konflik antar suku, ras ataupun agama,” ucap Kapten Inf Suriman.

Dia melanjutkan bahwa masyarakat Indonesia yang berbudaya, memiliki sistem-sistem nilai yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika. Cara masyarakat Indonesia dalam berkomunikasi sangat bergantung pada budaya, bahasa, aturan, dan norma masing-masing.

“Budaya memiliki tanggung jawab atas seluruh perbendaharaan perilaku komunikatif dan makna yang dimiliki setiap orang mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika pada masyarakat Indonesia juga menemui tantangan,” katanya.

Dia mengatakan bahwa saat ini hal yang tidak mencerminkan ‘Kebhinneka Tunggal Ika’ adalah menganggap budayanya sebagai budaya yang tertinggi dari pada budaya lainnya.

“Problem utamanya adalah setiap individu memiliki kecenderungan menganggap bahwa budayanya sebagai suatu keharusan tanpa perlu dipersoalkan lagi dan setiap orang akan menggunakan budayanya sebagai standarisasi untuk mengukur budaya-budaya lain,” ujarnya.

BACA JUGA :  Jadi Pemuda Kreatif, Jom Positif Apreasiasi Pembukaan ITU Aquascafe di Ganet

Sementara itu, Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa mengatakan penyukuhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara merupakan hal terpenting dalam pendidikan karakter warga desa di Kabupaten Bintan.

“Pendidikan Karakter Kebangsaan merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat. Dan kali ini di Desa Pengudang mendapatkan penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini dapat membuat warga desa semakin memiliki sifat Toleransi serta saling menghargai antar sesama,” ucap Dandim 0315/Bintan. (Red/Pendim0315)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.