TFL DPUTR Kabupaten Lingga Berikan Penjelasan Terkait Pembangunan Sanitasi di Desa Mepar

  • Bagikan

Lingga — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Lingga, melalui Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) pemberdayaan, berikan penjelasan tentang pelaksanaan pembangunan Sanitasi yang saat ini di bangun di Desa Mepar, kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga.

Dalam keterangan salah satu warga pada pemberitaan sebelumnya dikatakan, sebagian warga masyarakat Desa Mepar menolak bangunan Sanitasi yang sedang dilaksanakan saat ini dengan alasan, warga masih trauma dengan pembangunan Sanitasi Desa (Sandes) yang pernah di bangun sekitar kurang lebih 9 tahun yang lalu, namun tidak memberikan manfaat yang maksimal.

Menurut Dhani Alfri selaku Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Pemberdayaan Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Bidang Cipta Karya Kabupaten Lingga, trauma atau komentar warga terhadap pembangunan yang akan atau sedang di bangun bukan menjadi suatu kendala, dikarenakan tidak ada pekerjaan selesai bisa dengan sempurna 100 persen.

“Jika ada warga yang berkomentar atau memberikan laporan terkait permasalahan di lapangan, itu sah-sah saja karena seperti yang kita ketahui bersama, setiap proses pembangunan baik itu infrastruktur, sarana dan prasarana, sudah tentu ada masyarakat yang antusias dan sangat setuju dengan adanya program bantuan Sanitasi ini, namun ada juga sebagian kecil masyarakat menolak dan kurang responsif terhadap Program Sanimas yang sudah kami sosialisasikan di tahapan-tahapan sebelumnya, pada tahapan pelaksanaan pembangunan sekarang ini, baru ada saja hal yang mungkin masyarakat sendiri merasa tidak setuju,”

Lanjut Dani, “Jadi dengan adanya komentar atau penyampaian warga terkait kegiatan di lapangan, ini menjadi salah satu acuan juga bagi kita supaya pembangunan yang kita laksanakan pada saat ini, hasilnya tidak seperti apa yang pernah terjadi,” ucapnya, Rabu (30/6/21).

Dani menjelaskan, sebagai perpanjangan tangan dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Kabupaten Lingga, pembangunan Sanitasi yang dilaksanakan di Desa Mepar saat ini, dari mulai persiapan, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, sampai pelaporan, selaku Tenaga Fasilitator Lapangan dibantu oleh TFL Bidang Teknik, bertanggung jawab dan bertugas mendampingi dan memberikan penjelasan terkait pembukuan keuangan, pelaporan, dan Teknis pelaksanaan program Sanitasi.

“Terhadap program ini adalah tugas Tenaga Fasilitator Lapangan Pemberdayaan dan juga Tekhnik, yang di SK kan lansung oleh PU, dari bidang Cipta Karya, dan acuan kami dalam pelaksanaan ini berdasarkan, Permen PUPR nomor 5 tahun 2021, itu terkait program yang memang mendapat sumber dana dari Dana Alokasi Khusus atau DAK, yang di alokasikan dari dana APBN, jadi DAK ini bukan hanya sekedar Sanitasi, di situ juga ada program Irigasi, Air minum, Drainase, Sanitasi, TPS3R,” jelas Dani.

Lebih lanjut Dani mengatakan, pada tahap pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan olehnya di Desa Mepar pada April lalu, semua Elemen, baik perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, RT, RW, bahkan perwakilan dari 5 Dusun di Desa Mepar, hadir dalam kegiatan tersebut.

“Jadi mengapa Desa Mepar sebagai Desa induknya yang terpilih dalam pelaksanaan pembangunan ini pertama karena kepadatan penduduknya, yang kedua karena Desa Mepar sendiri dari segi pembuangan sampah, pembuangan tinja itu lansung kelaut, jadi Sanitasi ini bermaksud membantu warga masyarakat mengatasi masalah Stunting, karena Desa Mepar ini termasuk dalam kategori Stunting nya tinggi,” ungkap Dani.

Sementara itu terkait trauma warga masyarakat Desa Mepar tentang pembangunan Sandes sebelumnya yang tidak bermanfaat secara maksimal Dani mengatakan, untuk teknis pembangunan saat ini, jauh berbeda dengan yang pernah di laksanakan pada beberapa tahun lalu.

“Jadi disini, kita mengajak warga masyarakat untuk bekerjasama sampai proses pembangunan ini selesai 100 persen, bagaimana pun nanti hasilnya, mudah-mudahan tidak lagi mengecewakan Warga masyarakat,” pungkas Dani.

Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1)Banner Pemko Tanjungpinang 2020
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.