Tersambar Petir, Salah Satu Trafo Listrik di Dusun II Desa Linau Rusak Parah

  • Bagikan
ilustrasi petir
ilustrasi petir

Lingga — Akibat tersambar petir, salah satu trafo listrik dan juga KWH di beberapa rumah warga di Dusun ll Desa Linau rusak parah.

Menurut keterangan warga setempat, kejadian tersebut terjadi pada Selasa sore, sekitar pukul 15.00 WIB, yang saat itu cuaca sedang dalam kondisi hujan disertai petir menyambar.

Tak hanya trafo dan KWH, peralatan elektronik warga seperti TV, Kulkas, dan beberapa peralatan lainnya yang menggunakan tenaga listrik juga ikut rusak.

Supervisor Tekhnik Daik Lingga Dian Ardianto, saat dikonfirmasi awak media harianmemokepri.com pada Selasa malam, membenarkan kejadian tersebut.

Dian mengatakan bahwa para petugas lapangan PLTD Daik Lingga hingga pada malam harinya masih terus melakukan upaya perbaikan, dikarenakan terdapat sedikit gangguan pada mesin dan trafo listrik di Dusun ll Desa Linau, yang sempat terjadi Blackout atau pemadaman beberapa jam.

Dian juga mengatakan, sejauh ini dirinya baru mendapatkan laporan bahwa ada sekitar 5 KWH milik warga yang termonitor mengalami kerusakan karena kejadian tersebut.

Menurut Dian, pihak PLTD Daik Lingga akan bertanggung jawab dengan melakukan pergantian KWH baru.

“Biasanya kalau kerusakan yang penyebabnya karena faktor alam ya memang tanggung jawab kita, pengajuan KWH rusak jadi namanya,” kata Dian Ardianto.

Dian belum bisa memastikan kapan akan melakukan pergantian KWH warga yang rusak, dikarenakan KWH untuk pemeliharaan belum ada, rencana akan dilakukan permintaan ke Dabo Singkep, dan untuk saat ini pihaknya terlebih dahulu akan mengamankan terhadap KWH yang rusak tersebut.

“Kita cek dulu ketersediaan di Dabo ada enggak gitu, kalau ada nanti kita pasang lagi, karena saat ini kita di Dabo kan lagi banyak pulau-pulau baru yang baru mau berlistrik jadi banyak material masuk kesitu, banyak pelanggan baru yang memerlukan KWH karena KWH yang ada kurang,” jelas Dian.

Masih kata Dian, akibat tersambar petir, Co Trafo yang berada di Dusun ll Desa Linau, putus 2 phase.

Sementara untuk KWH yang berada dirumah warga mati akibat sambaran petir itu sendiri, yang diduga karena gronding atau pertahanan di KWH nya tidak cukup kuat.

“Kalau pertahanan atau gronding nya bagus, ketika tersambar petir pasti dia akan teralir kedalam tanah, dan untuk saat ini pihak kami akan terus berupaya memperbaiki kerusakan ini, karena yang kita utamakan pelanggannya dulu,” pungkas Dian.

Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1) whatsapp image 2021 11 10 at 16.54.48 whatsapp image 2021 11 17 at 09.27.16 (1) whatsapp image 2021 11 17 at 09.27.16 whatsapp image 2021 11 17 at 09.27.17 (1) whatsapp image 2021 11 17 at 09.27.17 whatsapp image 2021 12 01 at 07.22.44 whatsapp image 2021 12 01 at 07.22.44 (1) whatsapp image 2021 12 01 at 07.22.45 banner kom 2
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.