Terkait Dugaan Penyelewengan Penjualan BBM, Dinas Perikanan Akan Buat Laporan ke Satgas Pengawas Distribusi

kabid perikanan tangkap, ramlan (herdoni)
kabid perikanan tangkap, ramlan (herdoni)

Lingga — Dinas Perikanan Kabupaten Lingga, akan membuat laporan kepada tim Satgas pengawas distribusi, terkait adanya dugaan penyelewengan penjualan BBM bersubsidi jenis Solar, oleh Sub penyalur kepada Nelayan Desa Rejai yang tidak memiliki rekom.

Kabid Perikanan Tangkap, Ramlan saat ditemui awak media harianmemokepri.com, Rabu (24/03/21) menjelaskan, nelayan yang tidak memiliki rekom tidak berhak membeli BBM jenis solar bersubsidi.

“Kalau ikut aturan yang jelasnya yang memiliki rekom, yang tidak memiliki rekom, itu jelas tidak boleh,” kata Ramlan.

Ramlan juga mengatakan, BBM bersubsidi yang dengan sengaja dijual oleh Sub Penyalur kepada nelayan yang tidak memiliki rekom, maka rekom sebagai Sub Penyalurnya akan ditarik.

“Sanksinya berbagai macam, seperti penyelewengan, menjual diluar het, menyalurkan tanpa sesuai aturan, semuanya bisa ditarik,” jelas Ramlan.

Ramlan juga menegaskan, jumlah BBM yang hanya boleh diangkut oleh Sub penyalur, mengikuti angka kebutuhan nelayan yang terdata sebagai pemilik rekom, atau yang berhak membeli BBM bersubsidi.

“Kita juga ada kelemahan untuk terus melakukan pengawasan di lapangan, maka untuk mengawasi itu kita juga minta, jika ada tim atau kelompok disana, kita berharap untuk saling mengawasi, saling menjaga, supaya kebutuhan disana itu kuotanya jelas,” ujar Ramlan.

Lebih lanjut Ramlan mengatakan, dengan adanya laporan saat ini, pihaknya akan melakukan tindakan terhadap warga yang diduga melakukan penyelewengan penjualan BBM bersubsidi tersebut.

“Yang jelas kita lakukan Sidak, supaya tau persis minyak yang disalurkan kepada nelayan yang tidak memiliki rekom itu betul-betul minyak nelayan,” pungkas Ramlan.

Sementara itu B (inisial), warga Desa Rejai yang bertugas sebagai Sub penyalur BBM bersubsidi dengan memegang SK dari Bupati Lingga saat dikonfirmasi awak media via telepon whatsapp di hari yang sama menjelaskan, BBM yang dirinya urus saat ini hanya BBM bersubsidi.

“Tak main lagi minyak lain, karena kemarin banyak warga yang sibuk, jadi sekarang fokus dengan minyak Subsidi aja untuk nelayan,” kata B.

 56 Pengunjung

hijau dan putih profesional iklan promosi diskon ongkos kirim banner landscape (512 × 200 piksel)
whatsapp image 2022 04 29 at 12.49.43 whatsapp image 2022 04 30 at 15.19.45 (1) hari kebangkitan nasional 2022 (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.