Suami Direken Mobil, Cari yang Mulus Malah Dapat Bodong

Suami Direken Mobil, Cari yang Mulus Malah Dapat Bodong
Ilustrasi (dok, http://poskotanews./Gunarso TS)

Harian Memo Kepri, Nyentrix -- Kelakuan wanita yang satu ini tidak patut ditiru. Ia memberlakukan suami layaknya mobil bekas, namun akhirnya kecele karena pas ditukar yang baru, ternyata suratnya tidak lengkap.

Dilansir dari Pos Kota, Lilik, 35, mengibaratkan suaminya, Wahono, 40, layaknya mobil bekas.

Ia buru-buru minta cerai ketika mendapatkan yang lebih mulus dan kinclong.

Namun Lilik harus kecewa berat, ketika tau barang yang mulus itu tidak disertai dengan surat-surat lengkap alias bodong.

Lilik menikah dengan Wahono sebetulnya tidak keliru. Orangnya tidak macem-macem punya penghasilan tetap dan sayang istri.

Tapi bagi Lilik, gaji suami sebagai PNS terlalu kecil, dan penampilan keseharian juga terlalu lugu.

Masak sudah jaman HP android masih pakai Nokia 3310 yang hanya bisa telpon dan kirim SMS. Makanya suami sering ketinggalan informasi.

Lewat HP canggih itulah Lilik kemudian kenal lelaki muda, namanya Ismail Yasonta, 37.

Penampilannya setiap video call begitu keren, ngakunya punya usaha di Kaltim, meski tetap tinggal di Surabaya.

Setiap janjian selalu pakai Kijang Inova bertahun muda. Tongkrongan dan tangkriman pasti tidak mengecewakan.

Ibarat mobil Ismail Yasonta itu Toyota Camry, kendaraan mentri. Sedangkan suami di rumah Kijang 2000.

Jika dibandingkan, terlalu njomplang. Ismail Yasonta sudah natic, suami masih pakai manual. Jika jalan macet, kaki bisa capek injak pedal persneling. Karenanya penampilan tidak keren.

Karena kini tertarik berat pada Ismail Yasonta, buru-buru dia minta gugat cerai ke suaminya.

Awalnya suami menolak, tapi karena Lilik merengek terus, akhirnya dikabulkan saja. Wanita materialis itu kadung yakin, #April 2019 ganti suami.

Di kala sedang ngurus perceraian, tiba-tiba Ismail tak pernah menghubungi. Lilik mencoba cari alamatnya di Surabaya barat.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Batam Ajak Masyarakat Pegang Teguh Kebhinekaan

Lho, kok Ismail Yasonta tinggalnya di rumah kontrakan, masa pengusaha kok miskin.

Maka begitu ketemu langsung protes. Katanya pengusaha yang kekayaannya sampai tujuh turunan. Apa jawab Yasonta, “Maaf, saya kebetulan sudah turunan ke delapan.”

Sadar hampir ketipu mobil mulus surat tidak komplit, buru-buru Lilik mencabut gugatan cerainya. Untung saja Wahono masih mau menerima, dan menganggap tidak pernah terjadi apa-apa.

Periksa dulu, jangan-jangan Lilik sudah ditest drive.

Sumber : poskotanews (Gunarso TS)
Editor : Tomo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.