STAIN SAR Bersama PW GP Ansor dan Muallaf Center Teken MoU

POPULER HARI INI

Bintan – Dalam Rangka pengembangan program studi bagi seluruh mahasiswa, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Provinsi Kepri melakukan penandatangan Nota Kesepahaman dengan Pengurus Wilayah GP Ansor Provinsi Kepri dan Mualaf Center di Ruang Auditorium STAI SAR Kepri Ceruk Ijuk, Kamis ( 25/02 ).

Ketua STAIN SAR Kepri Dr Muhammad Faisal M,Ag dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua PW GP Ansor Provinsi Kepri dan Ketua Muallaf Center di STAIN SAR dalam rangka mensinergikan pola pikir kita bersama.

“Tujuan dilakukan MoU ini untuk bisa bersinergi antara STAIN SAR dengan GP Ansor dan Muallaf Center dalam rangka pengembangan kehidupan kebangsaan kita di tengah-tengah masyarakat dalam mengembangkan pemahaman wathaniyah keislaman moderasi beragama, ” ujarnya

Lanjut Faisal, STAIN SAR memiliki 11 program studi yang berbasis keislaman serta memiliki pengembangan dari segi pendidikan, hukum maupun ekonomi masyarakat.

“Dari 11 prodi ini saya pikir merupakan cikal bakal yang besar dari pengembangan dan keilmuan yang besar sehingga bisa bermanfaat di tengah-tengah masyarakat, jumlah mahasiswa saat ini sebanyak sekitar 1.300 orang dengan jumlah dosen 99 orang, ini sudah menjadi keluarga besar kami, untuk itu saya mohon doanya agar di tahun ini STAIN SAR akan menjadi Institut Perguruan Agama Tinggi, ” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah GP ANSOR Provinsi Kepri Rahmat Budi Harto SE MM mengatakan bahwa ini merupakan sarana peluang dalam mengembangkan amaliyah keaswajaan.

“Ini bisa menjadi wadah dalam mengembangkan amaliyah keaswajaan di tingkat akademik oleh karena itu saya mengharapkan kedepannya bisa berjalan dengan baik, ” jelas Rahmat Budi Harto.

BACA JUGA :  YBSI Peduli Seniman Jawa Timur pandemi Covid19

Rahmat juga memberikan atensi agar STAIN SAR bisa menjadi Institut Perguruan Tinggi, dan sahabat Ansor Banser bisa difasilitasi sebagai bentuk Hubbul Wathan minal Iman ( Cinta Pada Tanah Air ).

BACA JUGA :  Benarkah Jokowi Jadikan Istana Sebagai Gelanggang 'Perang Sandi Yudha'?

Sementara Datok H Huzrin Hood SH M.Pd.I selaku Ketua Dewan Pembina Muallaf Center mengajak dengan terbentuknya muallaf center bersama-sama membina dan mengingatkan kembali sejarah yang dibawa Raja Ali Haji sebagai seorang pahlawan bagi bangsa.

“Saya mengajak kepada semuanya, kita kembali mengingat sejarah – sejarah agar menjadi semangat bagi anak-anak kita untuk meneruskan perjuangan para pahlawan kita, ” tutur Huzrin.

 


 



Bp Batam 2020banner dprd 2021Banner Pemko Tanjungpinang 2020

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img
spot_img