Sebut Jenderal Berotak Hansip, Habib Rizieq Dipolisikan Seorang Hansip

619
Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab

HARIAN MEMO KEPRI, JAKARTA – Eddy Soetono ( 62 ) melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab karena diduga menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) yang menyudutkan Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan.

Dilansir dari situs jawapos, Polda Metro Jaya dalam waktu dekat berencana memeriksa Habib Rizieq Shihab.  Pemeriksaan  itu merupakan  tindak lanjut dari laporan Eddy terhadap Rizeq Shihab. Saat itu Rizieq menyebut bahwa jenderal bintang dua itu berotak hansip.

“Orang laporan kok, (ya) harus ditindaklanjuti lah,” ucap Iriawan di Instalasi Kedokteran Forensik, Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (17/1).
Dia juga berkata bahwa ucapan Rizieq saat mengatakan ‘pangkat jenderal, otak hansip’, dianggap bisa menyinggung banyak orang. “Saya khawatir banyak yang tersinggung, (karena disebut) otaknya gak ada,” tambah dia.

Iriawan  lantas berpesan kepada Rizieq agar bisa menahan diri untuk tidak membicarakan hal-hal provokatif kepada masyarakat. “Makanya jangan ngomong sembarangan, mulutmu harimaumu. Itu pesan saya kepada Rizieq,” ucap Iriawan.

Saat ditanyakan responsnya mengenai desakan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) yang menginginkan dirinya untuk diganti, Iriawan menyatakan hal itu tidak bisa dilakukan semudah membalikkan telapak tangan. “Siapa yang mau copot? Dia (Rizieq)? Enak saja mau copot saya. Memangnya dia siapa?” tegas dia.

Sebelumnya, seorang warga bernama Eddy Soetono (62 tahun) melaporkan Rizieq ke Polda Metro Jaya atas tuduhan menyebarkan kebencian berbau SARA melalui media elektronik. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/193/I/2017/PMJ/ Dit.Reskrimsus tertanggal 12 Januari 2017.

Dalam laporan itu, Rizieq disangkakan melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

BACA JUGA :  Meningkatkan Keamanan Polres Tanjungpinang Mengadakan Patroli Unik

Eddy yang merupakan anggota dari Mitra Kamtibmas bagian Linmas, merasa tersinggung karena menilai ucapan Rizieq tersebut berpotensi memecah-belah persatuan di Indonesia.

Dalam isi ceramah itu, Eddy menyebutkan pernyataan Rizieq yang berpotensi memecah-belah Indonesia, yakni saat Rizieq mengucapkan ‘Di Jakarta, Kapolda mengancam akan mendorong Gubernur BI untuk melaporkan Rizieq. Pangkat jenderal, otak hansip’. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.