Sebar Video Panas dari Mantan Kekasih, Siswa SMP Berurusan Dengan Polisi

Korban Disuruh Membuat Video Masturbasi dan Mengirimkan Video ke Pelaku

Pihak kepolisian sedang lakukan penyelidikan terhadap tersangka
Pihak kepolisian sedang lakukan penyelidikan terhadap tersangka

Tanjungpinang – Seorang Pemuda yang masih duduk di bangku SMP diciduk polisi akibat dari perbuatannya menyebarkan video panas sang mantan kekasih.

MR menyuruh korban inisial ES untuk membuat video masturbasi lalu kemudian video tersebut dikirimkan melalui aplikasi percakapan ke tersangka.

MR ditangkap di kediamannya sekira pukul 11.30 Wib dan langsung dihadapkan ke Penyidik guna dilakukan pemeriksaan, Kamis ( 07/04).

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap menjelaskan jika pada tahun 2021 lalu di bulan Januari korban disuruh oleh MR untuk membuat video Masturbasi dan mengirimkan video tersebut pada MR.

“Sekira Januari 2021 korban dihubungi oleh MR, kemudian MR menyuruh korban untuk membuat Video Masturbasi lalu korban merekam dirinya sendiri di rumah menggunakan Handphone kemudian video tersebut dikirim ke pacarnya melalui WhatsApp,” jelas AKP Awal.

Sempat terjadi pertengkaran antara mereka dan MR selalu mengancam akan memviralkan rekaman video tersebut. Dan video itu sudah viral di kalangan SMP bahkan dari keluarga korban dipanggil oleh pihak sekolah.

“Sekira tanggal 6 Desember 2021 pukul 17.23 Wib kakak korban yang bernama R menerima rekaman video Masturbasi tersebut dari temannya yang bernama P melalui WhatsApp. Lalu kakak korban menceritakan kepada ibunya, rekaman video tersebut juga sudah viral dikalangan SMP tempat korban sekolah sampai Kepala Sekolah memanggil ibu korban, ” pungkasnya.

Dari penyelidikan pihak kepolisian mendapatkan barang bukti berupa 1 Unit Hp Oppo A15 warna Biru, 1 Unit Hp Oppo A1K warna Merah, 2 (dua) lembar Screenshot percakapan WA antara PR dan P, 2 (dua) lembar screenshot percakapan WA antara MR dengan P, Rekaman Video masturbasi durasi 0.49 Detik explore CD-R Merek Wins 700 MB.

Kemudian hasil dari penyidikan yang diperoleh dari keterangan saksi-saksi, ahli dan barang bukti lalu disimpulkan dalam gelar perkara sampai akhirnya menetapkan MR sebagai tersangka.

MR terpidana atas dugaan tindak pidana “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan” sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

 102 Pengunjung

hijau dan putih profesional iklan promosi diskon ongkos kirim banner landscape (512 × 200 piksel)
whatsapp image 2022 04 29 at 12.49.43 whatsapp image 2022 04 30 at 15.19.45 (1) hari kebangkitan nasional 2022 (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.