Santri Ponpes Al Kautsar Ikuti Sosialisasi Tertib Lalu Lintas dari Satlantas Polres Tanjungpinang

POPULER HARI INI

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang – Sejumlah Santri dan Santriwati Pondok Pesantren Al Kautsar mengikuti sosialisasi Tertib Lalu Lintas dan Safety Riding oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang di Masjid Ponpes Al Kautsar Km 13 Tanjungpinang Timur, Selasa (22/12).

Sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman dan kelengkapan apa saja ketika dalam berkendara bagi masyarakat khususnya para santri ketika mengendara roda dua maupun roda empat nantinya.

Pengasuh Ponpes Al Kautsar KH Supeno mengatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk pengetahuan dalam berkendara nantinya.

“Kepada seluruh santri harus bisa menyerap ilmu dan pengetahuan apa yang disampaikan oleh Pihak Satlantas nantinya, karena sosialisasi ini sangat penting bagi kita dalam berkendara,” ujarnya.

Kanit Dikyasa Saat memberikan Materi ( Foto : Indrapriyadi/ Harianmemokepri.com )
Kanit Dikyasa saat memberikan materi ( Foto: Indrapriyadi/ Harianmemokepri.com )

Sementara Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Teuku Fazrial Kenedy S.H., S.I.K., M.M melalui Iptu Sarbini Kanit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) menjelaskan tentang peraturan berlalu lintas bagi pengemudi kendaraan.

“Tingkah laku pemakai jalan wajib mengikuti Undang-Undang dan peraturan lalu lintas serta norma-norma sopan santun antara sesama pengendara sesuai dengan Pasal 105 UU LLAJ No 22 / 2009 tentang tertib lalu lintas setiap orang yang menggunakan jalan wajib perilaku tertib mencegah hal-hal yang dapat membahayakan keamanan dan kenyaman,” jelasnya.

Ia menambahkan, terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat beberapa faktor yang dialami oleh pengemudi kendaraan bermotor diantaranya adalah tidak disiplin, emosional, ngantuk lelah/ capek dan mabuk, sedangkan faktor bagi kendaraan yaitu tidak layak untuk jalan, ban pecah, rem dan lampu tidak berfungsi hinggsa melebihi muatan, untuk faktor jalan diakibatkan dengan jalan sempit, bergelombang, tikungan / tanjakan maupun menurun, terakhir faktor cuaca seperti hujan, jalan licin dan kabut,” terangnya.

BACA JUGA :  BPTP Kepri Lakukan Survei Indentifikasi Lokasi Potensi dan Peluang Pengembangan Ekspor Sayuran di Kota Batam

Sedangkan bagi pengguna jalan yang memperoleh hak utama ada tujuh kendaraan untuk didahulukan sesuai dengan Pasal 134 UU LLAJ No 22 Tahun 2009, ditegaskan juga dalam Pasal 231 ( 1 ) huruf c dan Pasal 232 huruf b UU No 22 Tahun 2009 bahwa setiap orang yang terlibat kecelakaan lalu lintas atau yang mengetahui terjadinya kecelakaan wajib melaporkan kepada Kepolisian terdekat.

BACA JUGA :  Gubernur Kepri Ajak Kelompok Tani Aktif dan Kreatif

Untuk pelanggaran karena mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan, dikenakan ancaman pidana paling lama dua bulan dan denda paling banyak Rp 500 ribu hal ini sesuai dengan pasal 288 UU No 22/2009.

Selain itu juga para santri dan santriwati diberikan terkait dengan sosialisasi deradikalisme agar tidak terpapar paham-paham radikal terhadap santri-santri di pesantren tersebut.

 


 



Bp Batam 2020banner dprd 2021Banner Pemko Tanjungpinang 2020

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img
spot_img