Sales Wanita Bonyok Usai Dibogem Rekan Kerja Sendiri

59
Ilustrasi

HarianMemoKepri.com, Hukrim – Aksi kekerasan terhadap perempuan kembali terjadi, kali ini dialami Winda (23) yang menjadi korban dari keganasan rekannya sesama marketing, seorang pria inisial A.

Korban yang merupakan sales sepeda motor ini dipukuli oleh A di area dealer motor yang bertempatan di Merlion Square, Jalan Raya Marina City pada Rabu (24/10/2018) sekitar pukul 11.00 WIB lalu.

Dikutip dari Batamtoday, Paman korban, Eddy Saufi menjelaskan, telah mendatangi Mapolsek Batuaji untuk melaporkan kejadian penganiayaan terhadap keponakannya tersebut.

Awalnya paman korban ditelfon oleh istri adik sepupunya yang saat itu menemani korban di rumah sakit. Dia mengabarkan bahwa Winda, keponakan dipukuli oleh seorang pria, sesama rekan kerjaan.

“Saat itu istri adik sepupu saya menelfon, mengatakan bahwa keponakan saya dipukulin orang, kebetulan saat itu saya lagi mancing di Marina,” ujar Eddy, Sabtu (27/10/2018).

Saat itu juga paman korban langsung ke rumah sakit dan melihat wajah keponakannya berdarah dan sobek di pelipis sebelah kiri. “Kacamata yang dipakai keponakan saya pecah juga,” lanjutnya.

Habis dari RSUD Embung Fatimah, Eddy mengabari orangtua korban perihal ini dan mereka memutuskan untuk melaporkannya ke pihak kepolisian. “Saya datang ke kantor kepolisian Rabu malam, habis magrib,” ujarnya.

Paman korban juga mengatakan, awalnya pelaku sempat menelfon keponakannya dengan nomor HP lain untuk meminta maaf dan korban mangatakan kalau ingin minta maaf silakan datang ke rumah.

“Pelaku sempat menelfon keponakan saya untuk meminta maaf, namun karena lewat telefon, pelaku disarankan datang ke rumah untuk meminta maafnya,” lanjut Eddy.

Namun hingga Jumat (26/10/2018) niat baik pelaku masih tidak jelas hilalnya, sampai pukul 14.18 WIB siang ini, pelaku masih belum datang mengunjungi rumah keluarga korban.

BACA JUGA :  Alamak!!, Kapolsek Selingkuh dengan Istri Anak Buahnya

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Ipda Yanto membenarkan, adanya laporan tersebut, namun belum bisa menjelaskan ditailnya kronologisnya, karena masih lidik. “Masih lidik dan akan terus kita kembangkan,” ujarnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.