Saat Nafsu, Tak Ada PSK, Siswi SD Pun Jadi

6
RL saat dikantor polisi (Foto : Ist)

HarianMemoKepri.com, Hukrim – Hanya gara-gara tak mampu untuk menyewa jasa pekerja seks komersial (PSK), seorang penarik becak bermotor (bentor), tega melampiaskan nafsu biologisnya pada tiga siswi sekolah dasar (SD), Kamis, (15/3).

Dikutip dari halloriau, pelaku berstatus duda dengan inisial RL (48), mengaku telah memperkosa tiga SD yang tinggal di Medan dan Deli Serdang, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

RL memperkosa tiga siswi SD tersebut di lokasi yang sama, yakni di perkebunan tebu di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Informasi dari kepolisian, tersangka RL mengaku pertama kali memperkosa bocah-bocah tersebut sejak Februari 2017. Awalnya, duda tersebut sering mengaku kesepian pada malam hari.

“Baru tiga anak yang saya ‘gitukan’ (perkosa). Malam hari selalu kesepian. Pulang ke rumah, tidurnya sendirian. Begitu juga esok hari. Tak ada teman tidur, sementara keinginan biologis tidak terpenuhi,” ujar RL di Polsek Percut Sei Tuan.

RL memilih mencabuli bocah-bocah di bawah umur yang masih berstatus murid SD karena tak memiliki uang untuk mengunakan jasa PSK.

Ia melancarkan aksinya dengan cara berpura-pura bertanya di mana alamat sekolah anaknya kepada korbannya. Setelah korban mengetahui alamat sekolah dimaksud, pelaku pun menyuruh korbannya naik ke atas bentornya dan kemudian menuju kebun tebu untuk memperkosa korbannya.

“Mau pergi ke lokasi pelacuran tak punya uang. Makanya, saya mencari cara lain untuk menyalurkan nafsu,” lanjut pelaku.

Sementara, Kapolsek Percut Sei Tuan, Rudi, mengatakan meskipun tersangka mengaku telah mencabuli tiga bocah, namun laporan pengaduan (LP) korbannya di Polsek Percut Sei Tuan baru satu orang dan satu laporan di Polresta Medan.

BACA JUGA :  Ketua DPR RI Himbau Pemerintah Utamakan Tenaga Kerja Sendiri

“Kami mengimbau agar korban-korban lainnya datang ke Poslek Percut Sei Tuan untuk membuat laporan pengaduan,” ujar Rudi. (Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.