Roy Oktaviano: 10 Lubang Biopori Dalam Satu Pekarangan Rumah Dapat Menolak Banjir di Tanjungpinang

  • Whatsapp
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Hijau, Roy Oktaviano, saat memperlihatkan alat untuk membuat lubang Biopori pada acara Sosialisasi Fungsi dan Manfaat Lubang Biopori di Hotel Pelangi, Kamis (13/12/18).

Kepri HMK, Tanjungpinang — Kegiatan Sosialisasi Fungsi dan Manfaat Lubang Biopori kembali digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang, di Hotel Pelangi, Kamis (13/12/18) pagi.

Kegiatan kali ini dilaksanakan kedua kalinya setelah kemarin, Rabu (12/12/18) juga dibuat acara yang serupa di Hotel BBR.

Muat Lebih

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Hijau, Roy Oktaviano yang hadir dan menjadi narasumber di acara ini mengatakan, dirinya mewakili LSM Hijau memberikan  apresiasi yang mendalam atas dibuatnya sosialisasi ini. Karena menurut Roy, selain manfaatnya yang luar biasa, momentumnya pun terasa pas dilakukan diwaktu musim penghujan.

“Disaat seperti ini, peserta dapat diberikan ilmu tentang cara membuat lubang Biopori, sekaligus menjelaskan tentang manfaatnya. Selanjutnya, ilmu itu dapat digunakan dan dipraktekkan langsung ke masyarakat. Sehingga masyarakat memahami dan menggunakannya langsung untuk menanggulangi banjir,” ujarnya.

Roy menambahkan, LSM Hijau sejak tahun 2002 telah menjadi partner pemerintah dalam hal kegiatan yang berhubungan dengan alam atau lingkungan hidup.

“Kami berdiri dan bergerak sejak tahun 2002, dimana sepanjang perjalanan, kami selalu mendukung dan juga mengkritisi pemerintah, tentunya dengan memberikan solusi dari kritik yang kami sampaikan tersebut,” katanya.

Diketahui, Roy Oktaviano merupakan salah satu pencetus diberdayakannya lubang Biopori di Tanjungpinang. Roy sering memberitahukan kepada masyarakat, bahwa ketika mereka mau bekerjasama dalam membuat lubang Biopori ini di pekarangan rumahnya masing-masing. Maka banjir di Tanjungpinang akan bisa dinetralisir.

“Minimal dibuat 10 lubang Biopori dalam satu pekarangan rumah, kami yakin bila semua masyarakat membuat itu, maka banjir tidak akan mengunjungi Tanjungpinang,” ucapnya. (Partogi Pakpahan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.