Religi — Takbiratul ihram termasuk dalam rukun shalat, shalat akan sah jika diawali dengan takbiratul ihram. Berikut adalah dalil bahwa takbiratul ihram adalah rukun shalat :
“Jika engkau hendak shalat, ambilah wudhu lalu menghadap kiblat dan bertakbirlah…” (HR. Bukhari 757, Muslim 397)
Ukuran dan Cara Takbir
Takbiratul ihram itu wajib diucapkan dengan lisan dengan bersuara, tidak boleh hanya diucapkan di dalam hati, namun para ulama berselisih pendapat tentang hal itu, tetapi kebanyakan Ulama, menyarankan jika Takbiratul Ihram harus menggunakan suara yang minimal didengar oleh dirinya sendiri, dan sunnah hukumnya mengangkat tangan ketika takbiratul ihram.
“Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam biasanya ketika memulai shalat, ketika takbir untuk ruku’ dan ketika mengangkat kepada setelah ruku’, beliau mengangkat kedua tangannya setinggi pundaknya” (HR. Bukhari 735)
Mengenai ukuran tinggi mengangkat tangan tangan ketika takbiratul ihram, ada dua hadis yang bisa kita gunakan sebagai rujukan :
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika shalat beliau mengangkat kedua tangannya sampai setinggi pundaknya” (HR. Ahmad 9/28, Ahmad Syakir mengatakan: “sanad hadits ini shahih”)
Juga hadits:
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika memulai shalat beliau mengangkat kedua tangannya sampai setinggi kedua telinganya” (HR. Al Baihaqi 2/26)
Takbir Atau Mengangkat Tangan Dulu?
Menurut Malikiyyah dan Syafi’iyyah, takbir berbarengan dengan mengangkat tangan. Berikut adalah hadis yang bisa digunakan sebagai rujukan :
“Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika shalat beliau mengangkat kedua tangannya sampai keduanya setinggi pundak, lalu bertakbir” (HR. Muslim 390)
Dalil bersamaan dengan takbir
“Aku melihat Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam memulai shalatnya dengan takbir. Lalu beliau mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir hingga keduanya setinggi pundak. Jika beliau hendak ruku, beliau juga melakukan demikian” (HR. Bukhari 738)
“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam biasanya jika shalat beliau mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir hingga sampai setinggi kedua telinganya. Beliau lakukan itu juga ketika hendak ruku’ atau hendak mengangkat kepada dari ruku’” (HR. An Nasa-i 879, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Sunan Nasa-i)
Berikut adalah ilmu tentang takbiratul ihram, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu baru.

