Reklamasi Dihentikan Lurah Sungai Lakam, Diduga Tidak Memiliki Ijin

oleh
lokasi reklamasi ( dok, James Nababan )

Kepri HMK, Karimun —¬†Reklamasi yang terjadi di tepi pantai kawasan Rukun Tetangga (RT) 04, Rukun Warga (RW) 03 Puakang Ujung Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun di stop lurah setempat, Senin (10/12/18).

Dilansir dari silabusnewscom, Yudiano Vira Lurah Sungai Lakam Timur terlihat berada dilokasi dan berusaha memberikan pengarahan kepada truk lori yang melakukan aktifitas untuk menghentikan penimbunan.

Ketika dikonfirmasi oleh wartawan, Yudi memberikan penjelasan bahwa kegiatan reklamasi tidak boleh seenaknya, harus dicek dulu keabsahan berkasnya.

“Sertifikat ini kita tidak tau tahun berapa, yang jelas kalo sekarang memang tidak ada lagi penertiban sertifikat yang di wilayah pantai dan laut,” Katanya.

Sementara itu, Wanto (60) yang terlihat juga dilokasi penimbunan mengatakan, bahwa tanah tersebut adalah milik seseorang yang bernama Basuki yang saat ini berdomisili di daerah Cirebon. Kedatangan dirinya adalah permintaan Basuki untuk memantau situasi di tanah tersebut.

“Saya cuma disuruh Basuki melihat saja, dia sudah lama beli tanah disini, kemarin dia punya tembok tumbang, jadi dia suruh memperbaikinya lagi,” jelasnya. (red)