Razia Cipkon Polres Tanjungpinang Diwarnai Oleh Rayuan Maut

1904
Kapolsek Tanjungpinang Timur Effendri Alie saat menegur warga keturunan tionghoa yang berusaha merayu agar tidak ditilang

HARIAN MEMO KEPRI, TANJUNGPINANG – Hal yang tidak biasa terlihat di kegiatan razia Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilakukan oleh Polresta Tanjungpinang di depan Mapolsek Bukit Bestari, Sabtu (4/5) malam. Pasalnya ada salah satu dari pengendara sepeda motor yang terkena razia berusaha sekuat tenaga merayu salah satu anggota agar supaya bisa dilepaskan.

Tak tanggung – tanggung Warga Keturunan Tionghoa (WKT) ini merayu anggota yang ternyata adalah Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Efendri Alie, yang menurutnya telah dikenal baik dan mau menolongnya. Namun justru Efendri Alie menyuruh anak buahnya untuk segera memberikan surat tilang.

“Kalau tidak ditilang nanti berurusan dengan saya ,” Kata Alie dengan tegas.

Tidak sampai disitu saja, Alie menegur dengan keras WKT yang tetap gigih berusaha merayunya walaupun telah diberikan surat tilang. Dirinya juga terlihat sempat tersinggung saat WKT ini mengatakan bahwa semua bisa dikondisikan.

“Anda siapa, semua warga masyarakat memilki hak yang sama dimata hukum, kalau anda salah ya harus ditindak,” kata Alie.

Pantauan wartawan media ini, razia Cipta Kondisi (Cipkon) dibagi dalam dua zona wilayah yakni Polsek Bukit Bestari, Bandara dan Tanjungpinang Timur.

Di zona Mapolsek Bukit Bestari, Polres Tanjungpinang berhasil menjaring sekitar 30 pelanggaran kendaraan bermotor. Sedangkan sasaran utama operasi yaitu senjata tajam dan narkoba tidak berhasil ditemukan.

Dalam operasi ini, Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro terlihat turun langsung memantau dan memberikan pengarahan kepada anggotanya. (CR001)

 

BACA JUGA :  Tersangka Pembunuh Supartini Sudah Tertangkap, DPRD Tanjungpinang Apresiasi Polres Tanjungpinang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.