oleh

Rahma Tinjau Pembangunan Beberapa Titik Longsor

Tanjungpinang — Walikota Tanjungpinang Hj Rahma SIP meninjau lokasi penanganan bencana longsor di Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Jumat (22/01).

Kunjungan walikota tersebut bertujuan untuk melihat kondisi terkini dan tindakan penanggulangan bencana yang telah dilakukan, sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat bahwa pemerintah selalu bersama masyarakat.

“Hari ini kami kembali turun meninjau pembangunan beberapa titik yang terjadi musibah longsor kemarin. Alhamdulillah, tadi kita lihat ada batu miring di jalan umum, disamping rumah warga, termasuk dapur rumah ketua RT 007 yang tertimpa longsor, sudah kita selesaikan,” ujar Rahma.

Menurut Rahma, bencana alam yang terjadi kemarin, kita ambil hikmah dan berkahnya bahwa bilamana pemko dan unsur FKPD bersatu padu dapat menyelesaikan penanganan bencana dengan cepat, tanggap, dan lancar

“Saya ucapkan terima kasih kepada unsur TNI, Polri, dan masyarakat yang sudah turun bersama menangani bencana longsor dan banjir di Tanjungpinang,” ujarnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas PUPR, Zulhidayat mengatakan bencana di Tanjungpinang terjadi dua kali, pertama pada 2 Januari disusul lagi pada 8 dan 9 Januari 2021.

Dari laporan sementara, yang terkena dampak diawal sekitar 10 titik. Tapi setelah di update lagi oleh lurah yang perlu penanganan kami bersifat tanggap darurat itu sebanyak 24 titik.

Lebih jauh Zul menyebutkan dari 24 titik itu, sekitar delapan titik sudah selesai empat diantaranya yang sudah kita tinjau bersama tadi, sebagian lagi masih progress.

“Tapi, harapan kita ada bebeeapa titik yang memang perlu penanganan serius seperti Manabu. Itu, saya pikir mungkin 3 minggu kita butuh waktu tambahan, karena permaslahannya lebih serius dari lainnya,” pungkasnya.

Kemudian, di Graha Cendrawasih, kemarin ada sedikit permasalahan hukum di sana. Kita menunggu dulu proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian, baru kita lakukan upaya tanggap darurat disana,” ujarnya.

BACA JUGA :  Haikal , Bocah Penjual Koran Yang Tegar

Kalau rumah yang tertimpa longsor, kata Zul, tentu ada prosedur tersendiri sesuai yang diatur dalam regulasi penanggulangan bencana. Sedangkan, pihaknya menangani fasilitas sarana dan prasarana umum.

“Kalau rumah dalam aturan yang berlaku, tentu ada bantuan rumah, baik itu dilakukan dalam hibah uang maupun dalam bentuk material sesuai regulasi penanggulangan bencana,” tutupnya.

Bp Batam 2020

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.