Rahma: Tingkatkan Kewaspadaan Jangan Ada Kebakaran Lagi

POPULER HARI INI

Tanjungpinang – Polres Tanjungpinang menggelar apel bersama dalam rangka apel kesiapan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Wilayah Kota Tanjungpinang.

Apel tersebut berlangsung di Halaman Mapolres Tanjungpinang, selaku Inspektur upacara Walikota Tanjungpinang Hj Rahma SIP.

Dalam arahannya, Rahma menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terjadi beberapa kali kebakaran, bahkan melebihi dari kejadian tahun lalu, dari bulan Januari hingga Februari 2021 sudah ada 40 titik kebakaran.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kepada pemilik lahan yang jumlahnya cukup besar hingga ada ratusan hektare tolong bersama-sama menjaga agar tidak ada lagi penambahan titik kebakaran yang bisa mengancam jiwa seseorang begitu juga kehilangan harta benda serta mengalami kerugian material,” jelas Rahma.

Rahma melanjutkan, kewaspadaan harus ditingkatkan lagi mengingat berkurangnya satu armada yang terbakar dalam beberapa waktu lalu.

“Mobil armada Damkar yang selama ini berjumlah delapan, sekarang berkurang satu akibat kebakaran di Hutan Lindung , dan perlu diketahui juga saat ini yang punya mobil kebakaran yaitu Pemko Tanjungpinang,” ungkap Rahma.

Dalam musibah kebakaran di Hutan lindung, Rahma berharap kepada pemerintah provinsi melalui dinas terkait agar segera memperbaiki Hydrand yang ada di Hutan Lindung tersebut.

“Kejadian Hutan Lindung kemarin terdapat 12 Hydrand namun yang berfungsi hanya satu Hydrand, mudah-mudahan pemerintah provinsi melalui dinas yang terkait untuk segera memperbaikinya, karena sudah beberapa kali kebakaran di lokasi Hutan Lindung, selain itu saya bersama Kapolres meminta untuk dibuatkan portal di Hutan Lindung mengingat lokasi itu merupakan wewenang provinsi sehingga orang yang keluar masuk bisa di batasi,” pungkas Rahma.

BACA JUGA :  Paslon Bupati Haris-Wan Unggul di Kecamatan Kute Siantan

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img
spot_img