Proses Revitalisasi Pasar Baru Dalam Proses Pelelangan Tahap Akhir

Fasri Bachmid Kepala BPPW Provinsi Kepri ( foto Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )
Fasri Bachmid Kepala BPPW Provinsi Kepri ( foto Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )

Tanjungpinang – Proses perencanaan pembangunan pasar baru kini sudah mulai berjalan dimana tahap pembongkaran sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang karena pasar baru tersebut akan dilakukan revitalisasi.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah ( BPPW ) Provinsi Kepri Fasri Bachmid menjelaskan jika bangunan pasar baru ini masih dalam proses pelelangan yang sudah ditahap akhir dan penetapannya akan dilaksanakan pada akhir bulan September 2022.

“Kemungkinan besar penetapan lelang di akhir bulan dan insyaallah awal bulan Oktober 2022 sudah bisa dilaksanakan proses pembangunan, ” jelasnya, Jumat ( 23/09 ) pagi

Dirinya menyebutkan bahwa anggaran yang ke pihaknya sekitar Rp 9 Milyar, namun secara keseluruhan yang sudah di lelangkan kurang lebih sekitar Rp 79 Milyar dari jumlah Rp 79 Milyar ini pihaknya kembalikan dengan harapan seluruh bangunan sudah bisa layak.

BACA JUGA :  Turun Langsung Bantu Penyembelihan, Ayah Syahrul Ingatkan Panitia Dalam Pembagian Daging Qurban Ke Warga

“Karena memang struktur bangunan pasar yang ada sekarang sudah terlalu lama dan sudah tidak layak di gunakan. Kegiatan ini kita rancang dalam proyek sistem Multiyears dua tahun jadi tahun ini sudah hampir habis insyaallah kita targetkan dalam kontrak kita sampai dengan Desember 2023,” ujarnya.

Fasri juga berterima kasih kepada Wali Kota beserta jajarannya, yang sudah sama-sama berjuang meyakinkan pemerintah pusat sehingga revitalisasi pasar baru di Tanjungpinang akan segera dilaksanakan.

“Saya mengapresiasi ibu Walikota, karena beliau dengan gigih dan semangat. Serta saya sangat bersyukur untuk bentuk sikap masyarakat disini. Begitu banyak pembangunan Pasar di Provinsi lain tapi hanya di Tanjungpinang ini yang mudah untuk merelokasi Pasar Pasar karena masyarakatnya sangat mendukung sehingga relokasi Pasar sangat lancar,” terang Fasri.

BACA JUGA :  Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Ungkap Beberapa Hal Akan Jadi Program Prioritas

Masih kata Fasri, pihaknya tidak akan memulai revitalisasi apabila masih ada pedagang yang berjualan di Pasar Baru Tanjungpinang karena itu sangat beresiko.

“Sangat beresiko jika para pedagang masih ada yang ingin berjualan di Pasar baru. InsyaAllah jika proses pelelangan sudah selesai kita akan langsung lakukan pembangunan dengan target Desember 2023 sudah selesai,” pungkasnya.

 

hut kepri gub wagub whatsapp image 2022 08 16 at 14.06.27 iklan media whatsapp image 2022 09 23 at 08.12.29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.