PIL Tersinggung Kena Tegur Guru Ngaji Disiram Air Keras

Harian memo kepri | Nah lo — JIKA suami guru ngaji, mestinya sang istri, muslimah yang to’at. Tapi Ny. Munaroh, 26, beda 180 drajat. Meski suaminya, Nurhuda, 29, guru ngaji, dia tak malu punya PIL. Sekali waktu kepergok. Tapi ditegur Nurhuda, PIL Munaroh malah tersinggung. Lain hari guru ngaji itu disiram air keras hingga wasalam.

Bila suami guru ngaji, istri biasanya wanita yang to’at menjalankan agamanya. Tapi kadang ada yang berkebalikan. Dalam masyarakat banyak kenyataan seperti ini. Ayahnya ustadz, tapi anaknya di rumah nakalnya minta ampun. Maklum, orangtua ke mana-mana mendidik masyarakat ke jalan Allah, tapi anak sendiri malah tidak keurus. Naudzubillah mindzalik!

Nurhuda warga Teluk Naga Tangerang, rupanya termasuk guru ngaji yang malang. Di majlis taklim dia menjadi pengajar tetap. Namun ironisnya, di kala suami mengajari anak-anak ngaji, eh di rumah Munaroh malah suka pergi bersama lelaki lain, yang sekarang sering disebut PIL.

Nuradi, 33, kekasih gelap Munaroh, memang tongkrongannya lebih menjanjikan, apa lagi “tangkringan”-nya. Tak diketahui jelas, apakah dia pernah nangkring bersama Munaroh, yang pasti tanpa sepengetahuan suami, dia suka pergi bersama PIL. Padahal dalam Islam, istri pergi harus pamit suami, dan di kala suami tak di rumah tak boleh menerima lelaki lain.

Meski hubungan Munaroh-Nuradi sembunyi-sembunyi, belum lama ini kepergok oleh Nurhuda. Jika mengikuti emosi atau setan, guru ngaji ini ingin bikin perhitungan dengan Nuradi. Tapi sadar akan kedudukannya, PIL istrinya itu hanya ditegur, jangan mengganggu bini orang. Itu zina namanya.

Rupanya Nuradi ini lelaki kelotokan di kelasnya.Ditegur baik-baik bukanya sadar dan minta maaf, tapi malah sakit hati. Kan ada doktor dari Yogyakarta yang bilang lewat disertasinya, hubungan intim di luar perkawinan dibolehkan (seks nonmarital). Maka teguran Nurhuda menjadikan dia dendam. “Sikat saja Bleh….,” kata setan siap jadi sponsor, tapi dalam bentuk semangat saja, bukan dalam bentuk uang.

Dengan mengajak temannya, diam-diam Nuradi hendak mencelakakan Nurhuda. Dan kejadian tragis itu benar-benar dialami guru ngaji ini beberapa hari lalu. Sepulang mengajar malam hari, dia dicegat dua orang lelaki. Tanpa ba bi bu, Nuradi disiram cairan, byurrr! Jika sekedar air, paling hanya basah kuyup. Tapi itu air keras, sehingga Nurhuda dilarikan ke RSU Tangerang dalam kondisi luka parah. “Yang nyiram Nuradi,” kata guru ngaji itu.

Demikian luka parah di sekujur tubuhnya, Nurhuda hanya bertahan beberapa hari, dan akhirnya pergi untuk selamanya. Sesuai keterangan almarhum, polisi terus mengejar Nuradi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Bila tertangkap, ancaman hukuman mati bisa ditimpakan pada lelaki koplak ini.

Keterlaluan istrinya, melupakan iman demi “si imin”.

sumber | dok. | poskotanews.com

Bp Batam 2020

Related Articles

Medco E&P Latih Penulisan Esai Lingkungan Hidup Bagi 60 Guru di Anambas

Harianmemokepri.com | Anambas — Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P) terus laksanakan program pengembangan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau di tengah...

Ratusan APK dan Ribuan BK, KPU Anambas Serahkan ke Paslon Kepala Daerah

Harianmemokepri.com | Anambas — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Anambas serahkan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) kepada ketiga Pasangan Calon...

Bawaslu Kepri Launching dan Peresmian Sekretariat Sentra Gakkumdu

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau melaunching sekaligus meresmikan Sekretariat Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Jln. Wr. Supratman Km...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bp Iiii

BERITA TERBARU

Medco E&P Latih Penulisan Esai Lingkungan Hidup Bagi 60 Guru di Anambas

Harianmemokepri.com | Anambas — Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P) terus laksanakan program pengembangan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau di tengah...

Ratusan APK dan Ribuan BK, KPU Anambas Serahkan ke Paslon Kepala Daerah

Harianmemokepri.com | Anambas — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Anambas serahkan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) kepada ketiga Pasangan Calon...

Bawaslu Kepri Launching dan Peresmian Sekretariat Sentra Gakkumdu

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau melaunching sekaligus meresmikan Sekretariat Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Jln. Wr. Supratman Km...

Pjs Gubernur Kepri Tinjau Protokol Kesehatan bersama Walikota Tanjungpinang

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Pejabat Sementara Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Dr Drs Bahctiar Baharuddin Msi bersama Walikota Tanjungpinang serta Satgas Covid 19 meninjau penerapan...

KPU Provinsi Kepri Menetapkan Daftar Pemilih Tetap

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau telah menetapkan jumlah DPT (Daftar Pemilih tetap) saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih...