oleh

Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Kobaran Api di Lahan Kampung Bugis

Tanjungpinang — Sebuah lahan yang berada di RT 01 RW 03 Sei ladi Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota ludes terbakar api disaat angin kencang, Kamis ( 18/02 ).

Tiga Unit Armada Damkar berukuran 6000 Ton satu unit, satu unit ukuran 4000 ton dan satu unit ukuran 3000 ton  serta beberapa petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan si jago merah dan di bantu oleh warga sekitar serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Bugis.

Ketua RT 01 RW 03 Sei Ladi Dato Fadillah mengatakan bahwa terjadi kebakaran lahan milik warga sekitar pukul 14 : 00 Wib diakibatkan seorang anak kecil yang membakar sampah.

“Kejadian berawal sekitar pukul 14 : 00 Wib disebabkan adanya anak kecil yang membakar sampah sehingga api menjalar ke lahan kavlingan milik beberapa warga disertai angin kencang, ” ungkap Tok Dilla (sapaan akrab-red ).

“Kami berterima kasih kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Bugis yang telah merespon dengan cepat untuk menghubungi Pemadam Kebakaran sehingga petugas Damkar bisa tepat waktu tiba di lokasi,” lanjut Tok Dilla.

Warga membatu proses pemadaman ( Foto: Indrapriyadi/Harianmemokepri.com )
Warga Membantu Proses Pemadaman ( Foto: Indrapriyadi/Harianmemokepri.com )

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang Hantoni menjelaskan berdasarkan informasi dari Bapak Raynal terkait adanya Kebakaran di wilayah Sei Ladi RT 01 RW 03 Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota.

“Laporan yang kami terima sekitar pukul 14 : 00 Wib dan langsung Team mempersiapkan untuk menuju ke TKP, dengan waktu singkat Team telah tiba di TKP dengan area yang luas dan Medan yang sulit pemadaman menggunakan sebanyak 12 selang dengan total panjang selang 120 meter sehingga proses pemadaman dapat dilakukan, ” jelas Hantoni.

Hantoni melanjutkan total lahan seluas lima hektare namun hanya dua hektare yang terbakar, berdasarkan informasi di lapangan lahan tersebut di miliki beberapa orang secara kavlingan.

BACA JUGA :  Edan!!, Kakek Dituduh Perkosa Nenek-nenek, Alasan Benerin Listrik Dirumah. Pas Kakek Ditanya Bilang Si Nenek Yang Mulai Pengang dan Remas-Remas 'Sosis' Saya

“Alhamdulillah sekitar pukul 15 : 00 Wib atau selama satu jam api bisa di jinakkan, namun kami masih melakukan pendinginan supaya tidak ada lagi api yang menyala,” lanjutnya.

“Dugaan kami sementara dari hasil penyelidikan di TKP menurut informasi dari warga di lapangan, ada warga yang membakar sampah sehingga percikan api mengenai salah satu lahan yang ada di sini,” pungkasnya.

Selain itu Hantoni juga menghimbau kepada kepada masyarakat agar tidak ada yang membakar sampah pada saat musim kemarau dan angin kencang saat ini yang dapat menimbulkan kebakaran.

“Kita sudah beberapa kali memberikan himbauan kepada masyarakat kota Tanjungpinang dengan situasi tidak menentu kami berharap jangan ada yang bakar sampah atau buka lahan dengan cara di bakar sehingga dengan situasi seperti ini bisa memicu kebakaran, ”

“Apabila dengan sengaja melakukan pembakaran tersebut ada unsur pidana dalam UU No 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di pasal 65 ayat 1 Huruf h ( barang siapa yang sengaja membakar atau membuka lahan dengan sengaja atau melakukan aktivitas kebakaran lainnya ) akan dikenakan Sanksi Penjara minimal 3 tahun dan maksimal 10 Tahun dan denda paling sedikit 3 Milyar dan  10 Milyar paling banyak, ” tegas Hantoni

Bp Batam 2020

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.