Peresmian Kawasan Kuliner Non Tunai Melayu Square

POPULER HARI INI

Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Bank Indonesia meresmikan kawasan kuliner non tunai di Melayu Square tepi laut Tanjungpinang, Senin ( 12/04 ).

Direktur PT Tanjungpinang Makmur Bersama BUMD Kota Tanjungpinang Fahmy yang di dampingi Irwandy selaku penerima bantuan dari Bank Indonesia mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Bank Indonesia.

“Saya direksi PT TMB dan seluruh pengusaha kios pedagang sebanyak 23 unit mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan adapun bantuan ini sangat berguna dengan ini kami dari PT TMB akan menjaga segala bentuk fasilitas yang diberikan oleh BI, semoga Melayu Square menjadi tempat jajanan dan wisata kuliner khususnya di kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Musni Hardi K Atmaja selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri mengungkapkan, program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dari bank indonesia pada negeri atau yang disebut dedikasi untuk negeri.

Pemotongan pita oleh Walikota Tanjungpinang dan Kepala BI Perwakilan Kepri ( Foto: Indrapriyadi/Harianmemokepri.com )
Pemotongan pita oleh Walikota Tanjungpinang dan Kepala BI Perwakilan Kepri ( Foto: Indrapriyadi / Harianmemokepri.com )

“Adapun latar belakang kami mendorong Melayu Square menjadi kawasan non tunai, kami bersama Pemprov, Kota / kab baru saja membentuk tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah ( TP2DD ), ini merupakan mandat dari Keppres yang harus dibentuk di seluruh Indonesia, tujuannya adalah dengan adanya tim ini untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah,” jelas Musni.

Musni melanjutkan, harapan kita tentunya ini di jaga dengan baik dan menjadi percontohan bagi usaha kuliner lainnya dengan semboyan cemumuah ( cepat mudah murah aman dan handal ).

“Hari ini kita meresmikan Melayu Square sebagai pusat percontohan untuk non tunai, jadi kita ingin mengembangkan ekosistem non tunai atau digital di Tanjungpinang, karena digital menjadi trend kekinian, dengan Pandemic Covid digital semakin berkembang, selain itu juga mendukung kota tanjungpinang sebagai smart city, kita juga berharap kepada pedagang agar terus mendorong kepada pelanggan untuk bisa membayar dengan Qris ( Quick Response Code Indonesia Sistem ). Qris dapat di scan oleh semua aplikasi dengan fitur pembayaran QR, ” lanjutnya.

BACA JUGA :  Wagub Kepri Katakan Keberadaan TPQ Sangat Penting Bagi Pendidikan Agama Anak-anak
BACA JUGA :  PCNU Tanjungpinang Peringati Harlah NU ke 95 Tahun

Walikota Tanjungpinang Hj Rahma S,IP mengungkapkan, dalam rangka pemulihan ekonomi di masa Pandemic Covid 19 oleh karena itu pemko tanjungpinang sangat apresiasi kepada bank Indonesia.

“Dengan menurunnya angka daya beli masyarakat disebabkan kebijakan pembatasan aktivitas sosial masyarakat dengan protokol kesehatan dan juga tata cara kehidupan normal baru tentunya mempengaruhi pendapatan bagi pelaku usaha khususnya pelaku UMKM,” tutur Rahma.

Rahma menambahkan, pemko tanjungpinang sangat apresiasi atas apa yang dilakukan Bank Indonesia dalam program corporate social responsibility dari bank Indonesia bekerjasama Badan usaha milik daerah PT Tanjungpinang Makmur Bersama.

“Saya berharap apa yg diberikan oleh Bank Indonesia Perwakilan Kepri mohon dijaga semua fasilitas yang sudah ada, dan tentunya akan semakin meningkatkan motivasi dalam berusaha meskipun keadaan masih belum pulih sepenuhnya, maka saya meminta kepada pedagang, maupun para pengunjung agar terus bisa menerapkan protokol kesehatan agar penyebaran Covid 19 agar bisa segera pulih,” pungkasnya.

 


 



Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1)Banner Pemko Tanjungpinang 2020

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img
spot_img