Pengaruh Alkohol, Imigran Asal Afghanistan Tabrak Tiga Sepeda Motor

Imigran asal Afghanistan menabrak tiga unit sepeda motor
Imigran asal Afghanistan menabrak tiga unit sepeda motor

Tanjungpinang – Sebanyak 3 Unit Sepeda Motor yang sedang terparkir di depan Bengkel 21 Jalan Gatot Subroto Km 5 Bawah di tabrak oleh seorang Imigran Asal Afghanistan.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu ( 24/07 ) dinihari sekitar pukul 03:00 Wib, dimana imigran asal Afghanistan bernama Hussain dalam pengaruh alkohol sedang mengendarai sepeda motor dari arah Km 5 menuju simpang Perla Km 4.

Salah seorang pemilik Bengkel Motor Novrian mengungkapkan si penabrak saat itu diduga sedang terpengaruh minuman beralkohol.

“Mungkin dia lagi mabuk (saat berkendara_red), soalnya jalan ini kan belokan, tapi saat itu dia lurus saja, hingga nabrak tiga motor ini.Yang nabrak, ngakunya sama saya, dia seorang imigran yang tinggal di Hotel Badra, namanya Husain,” kata pemilik bengkel, Novrian saat ditemui di bengkel miliknya, Senin (25/07).

BACA JUGA :  Silaturahmi dalam Keberagaman, BP Batam dan Pemko Batam Gelar Halal Bihalal 1443 H

Akibat kecelakaan tunggal ini, tiga unit sepeda motor yang saat itu terparkir di depan bengkelnya mengalami kerusakan.

“Tiga motor yang ditabraknya, satu motor punya pelanggan bengkel, dan dua motor punya kami.Ia katanya mau bertanggung jawab, dan janji mau balik lagi ke bengkel untuk membayar ganti rugi pada sorenya. Kalau untuk jumlah kerugian untuk tiga unit motor yang rusak sekitar Rp1,8 juta lah.Sempat coba kami tahan motornya dan hape sebagai jaminan. Tapi nggak jadi. Dia ngancam mau bunuh diri, kalau barangnya kami tahan, lalu kami serahkan. Ia cuma tinggalkan uang Rp300 ribu saja,” jelas Novrian.

BACA JUGA :  Kejahatan Laut, Danlantamal IV : Sikat Abis Tanpa Pandang Bulu

Di sisi lain Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Adi Sumardi membenarkan kejadian kecelakaan tersebut.

Berdasarkan informasi yang di peroleh kasus kecelakaan itu sudah ada perdamaian antara pemilik bengkel dan si pengendara.

“Ya benar. Katanya sudah damai. Coba langsung saja konfirmasi sama pemilik bengkelnya, soalnya LP nya juga belum ada,” terang Kapolsek Bukit Bestari.

Hingga berita ini dilansir, belum ada keterangan dari Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) yang merupakan instansi yang menangani para imigran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.