Pemilik Sabu di Vonis Dua Tahun Penjara

oleh

Harian Memo Kepri, Tanjungpinang — Majelis hakim menghukum Ong Eng Hong Alias Ahong pemilik 0,4 gram sabu dihukum selama dua tahun penjara. Ia divonis di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (4/4).

Dalam putusan majelis hakim Guntur, Monalisa dan Awani menuturkan, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas narkotika.

Bahwa perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 127 ayat 1 Huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

”Menghukum terdakwa selama dua tahun penjara,” katanya.

Selain itu juga barang bukti berupa narkotika dirampas dan dimusnahkan begitu juga dengan sepeda motor dirampas untuk negara.

Atas putusan yang lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Destia selama 6 tahun penjara mengajukan banding atas putusan ini.

”Kita banding yang mulia,” ujar Destia.

Penangkapan terdakwa berawal Jumat (19/10) lalu sekitar pukul 23.00 WIB saat terdakwa berada di rumah temannya yang berlokasi di daerah Bakar Batu tepatnya di Jalan Potong Lembu.

Terdakwa mengkonsumsi Narkotika Golongan I jenis shabu bersama-sama dengan temannya dengan cara menggunakan sebuah Bong atau alat penghisap shabu.

Sabtu tanggal 20 Oktober 2018 sekira jam 01.00 WIB terdakwa menghubungi Rosny juga diamankan dan menjalankan sidang terpisah yang mencari narkotika.

Kemudian terdakwa dengan menggunakan sepeda motor merek Yamaha Mio pergi ke tempat dimaksud dan bertemu dengan saksi Rosny setelah terdakwa mendapatkan 1 (satu) paket Narkotika Golongan I jenis sabu yang dibungkus menggunakan plastik putih bening dari Rosny terdakwa langsung pulang kerumahnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.25 WIB saat terdakwa melintas Jalan DI. Panjaitan tepat di depan Swalayan Welcome. Langsung diamankan Satresnarkoba dilakukan penggeledahan atas diri terdakwa dan ditemukan barang bukti berupa 1 paket Narkotika Golongan I jenis shabu yang dibungkus menggunakan plastik putih bening yang terdakwa akui kepemilikannya.

Sumber/Dok : Tanjungpinangpos
Editor : Jacksen