Pembawa Bendera Merah Putih Bertuliskan Tauhid Ditahan Polri, Laruka Kirim Surat Ke Datok Perdana Satria Wangsa ( Kapolri )

Ketua Laruka Tanjungpinang, Marzuki, menunjukkan surat permohonan kepada Kapolri agar melepaskan salah satu anggota Front Pembela Islam (FPI) yang membawa bendera merah-putih bertuliskan kalimat tauhid.

HARIAN MEMO KEPRI, TANJUNGPINANG – Lembaga Amanah Riau Hulu Kuala (Laruka) Tanjungpinang membuat surat permohonan agar melepaskan salah satu anggota Front Pembela Islam (FPI) yang membawa bendera merah-putih bertuliskan kalimat tauhid baru-baru ini.

“Sebagai anak melayu Riau-Lingga, kami meminta dengan penuh harap kepada Datok Perdana Satria Wangsa (Kapolri) untuk melepaskan saudara kita disana,”jelas Ketua Laruka Tanjungpinang, Marzuki, Selasa, (23/1).

Dia mengatakan, sebagai ahli keluarga melayu Riau-Lingga, Mengharapkan agar Datok Perdana Satria Wangsa, agar bertindak dan berlaku adil.

“Yang amat mulia, Datok Perdana Satria Wangsa, Kami sebagai anak melayu Riau-Lingga berharap Datok berlaku adil dan bersikap bijaksana layaknya gelar yang datok terima,”katanya.

Dalam kesalahan tersebut, lanjut dia, memang tidak patut mencoret-coret bendera Merah-Putih.

“Tidak lah elok lambang negara di coret, namun, tidak kah datok melihat diluar sana, bahwa banyak tulisan yang tidak elok menghiasi bendera kita?? Tolonglah diproses juga.. Berlaku lah adil dan bijaksana datok, kami anak-anakmu mengingikan seorang Satria dapat menjaga marwah Bangsa Melayu,”ujarnya.

Dia mengutarakan, akan mengirimkan surat kepada Kapolri sebagai anak Melayu yang menjunjung Marwah Agama dan Budaya Melayu.

“Datok, kami kirimkan surat ini dari Anak melayu dan seorang muslim, mohon pertimbangkan hal ini, kami harap datok sehat selalu dan limpahkan rahmat dari Allah ta’ala,”tutupnya. (MS93)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here