Pembangunan Flyover Simpang Ramayana Terancam Tidak Sesuai Target

waktu baca 1 menit
Jumat, 4 Nov 2022 20:22 0 7 Indra Priyadi

Tanjungpinang – Proyek pembangunan Flyover simpang Ramayana Kota Tanjungpinang terancam tidak sesuai dengan yang ditargetkan yakni pada bulan Desember 2022 mendatang. Pasalnya pembangunan hingga saat ini baru mencapai 55 persen saja.

Hal ini disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPRP Provinsi Kepri, Sayed Wahidin, bahwa progres pelaksanaan pekerjaan fisik proyek baru mencapai 55 persen.

“Sedangkan untuk progres serapan keuangannya baru 36,6 persen. Ada kekurangan sekitar -4 persen,” kata Sayed .

Penjelasan lebih lanjut disampaikan Sayed, penyebab keterlambatan dikarenakan adanya sejumlah kendala, namun, pihaknya berusaha dan optimis, proyek tersebut akan selesai sesuai dengan kontrak yang telah ditetapkan, yakni pada Desember 2022.

“Insya Allah, kita upayakan semaksimal mungkin. Saat ini kontraktor juga sudah menambah pekerja dan jam kerja. Harapan kami, Desember ini jembatan sudah tersambung dan bisa difungsikan,” ujar Sayed.

Sayed juga menyampaikan bahwa apabila nanti ada keterlambatan dalam penyelesaian proyek ini. Pihaknya memastikan keterlambatan tersebut sifatnya tidak terlalu krusial.

“Jika pun terlambat, hanya pekerjaan minor saja. Karena untuk paket pekerjaan ini 80 persen itu pembangunan flyovernya, dan 20 persen adalah pekerjaan minor seperti aspal, lampu, dan ornamen-ornamen Melayu,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

harian tni kepri

revisi iklan dan medsos

post 1080x1080
whatsapp image 2022 11 18 at 11.27.52

Smsi Group