Pemasok Narkoba Ke Batam Melalui Bandara Hang Nadim di Sidangkan, Ngakunya Sudah Dua Kali Lolos

5

HarianMemoKepri.com, Batam – Dua terdakwa Muhammad Usman dan Aat Aprian mengakui berhasil seludupkan narkotika jebis sabu dua kali melalui bandara Hang Nadim Batam tujuan Palembang daerah asalnya dengan upah R12,5 juta sekali jalan.

Dilansir dari rasio.co, terungkap dipersidangan PN Batam dengan majlis hakim ketua Chandra didampingi dua hakim anggota, serta JPU Susanto Maratua dengan agenda pemeriksaan kedua terdakwa. Senin(26/02).

“Bosnya Ijai dan barang diambil di Tanjungriau tepatnya diatas speadboad dan kami berdua sudah dua kali berhasil loloskan di bandara Batam dalam sepatu yang kami pakai serta dalam celana dalam,” Kata Usman.

Lanjut Usman, penjemputan barang ke Tanjungriau dirinya sendiri sedangkan untuk dibawa ke palembang berdua dengan AAT, dimana Aat mendapat upah Rp5 juta jika barang sampai di palembang. “Pekerjaan ini sudah kami lakukan lebih kurang 2 bulan,” ujarnya.

Usman mengatakan, barang sabu seberat 264,12 gram tersebut dijemput dirinya terhadap Cakuk(DPO), selanjutnya dibagi bersama rekanya Aat. malam harinya dimasukkan dalam sepatu bagian bawah sedangkan Aat disembunyikan dalam celana dalam.

“Cakuk merupakan orang suruhan Ijay alias Jey yang berada di palembang , namun saya hanya berkomunikasi dengan Jey melalui hanphone,” paparnya.

Ia menambahkan, dirinya memesan tiket Citylink melalui traveloka, namun dibandara Hang Nadim berhasil ditangkap aparat kepolisian menyembunyikan sabu dalam sepatu reebook.

Kedua terdakwa dijerat dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat(2) Jo Pasal 132 Ayat(1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Red)

BACA JUGA :  Weleh...Sudah Punya 3 Anak, Seorang Ibu Kepergok Main 'Kuda-kudaan' Bareng Berondong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.