Pelebaran Jalan Oleh BP Kawasan FTZ, Lurah Senggarang: Agar Masyarakat Setempat Dilibatkan

Sepanjang 7 Km Proyek Pelebaran Jalan Oleh BP Kawasan FTZ

Proyek pelebaran jalan oleh BP Kawasan FTZ di Jalan Daeng Marewa
Proyek pelebaran jalan oleh BP Kawasan FTZ di Jalan Daeng Marewa

Tanjungpinang – Terkait dengan pelebaran Jalan di wilayah Kelurahan Senggarang yang dilakukan oleh BP Kawasan FTZ Tanjungpinang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, Kamis ( 30/06 ).

Sehari sebelumnya telah dilakukan pertemuan pihak kontraktor, BP Kawasan FTZ, para lurah dan warga pemilik lahan di aula kantor camat kota Tanjungpinang. Dalam pertemuan tersebut Camat Kota Tanjungpinang Raja Hafizah mengatakan sangat disayangkan sebelum dilakukan pekerjaan tidak dilakukan pertemuan dan melibatkan warga yang memiliki lahan di sekitarnya.

Diketahui proyek pelebaran jalan ini untuk Jalan Daeng Marewa sepanjang +- 3 Km sedang Jalan Datuk Pakau sepanjang +- 4 Km dari depan SDN 008 Tanjungpinang Kota hingga simpang Kantor Pegadaian Senggarang.

BACA JUGA :  Warga Pemilik Lahan Pertanyakan 68 Sertifikat yang Belum Diserahkan PT SSLP

Lurah Senggarang Iman Syatria S.Sos ketika dihubungi oleh media ini berharap dengan adanya pelebaran jalan tersebut sangat baik untuk kemajuan daerah Senggarang, namun sangat di sayangkan pihak BP Kawasan tidak ada komunikasi dengan Pemko maupun masyarakat sekitar.

“Setelah warga mengamuk barulah BP Kawasan FTZ mengirim surat pemberitahuan pada tanggal 20 Juni 2022 kepada Kelurahan Senggarang. Ada dua jalan yang akan dilakukan pelebaran yakni Jalan Daeng Marewa dan Datuk Pakau dengan total 7 Km,” ujarnya.

BACA JUGA :  STQ VIII Tingkat Kota Batam Resmi Dimulai

Iman membenarkan ada dua alat berat yang tengah beroperasi untuk melakukan pelebaran jalan tersebut di Jalan Daeng Marewa namun dalam pengerjaan itu tidak terdapat plang pengumuman pengerjaan.

“Iya benar, semalam dari pertemuan itu sekaligus mensosialisasikan pengerjaan pelebaran jalan di Jalan Daeng Marewa, kami harap agar masyarakat sekitar bisa dilibatkan dalam pelaksanaannya nanti dan yang paling penting apabila sisa-sisa pengerjaan maupun ada parit tersumbat mohon langsung dibersihkan serta saling komunikasi dengan masyarakat sekitar,” jelas Iman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.