HARIANMEMOKEPRI.COM — Ekosistem adalah suatu sistem yang terdiri dari organisme hidup (baik tumbuhan, hewan, maupun mikroorganisme) dan lingkungan fisiknya (seperti tanah, air, dan udara) yang saling mempengaruhi dan berinteraksi satu sama lain.
Dalam Ekosistem, semua organisme dan lingkungan fisik saling bergantung dan membentuk sebuah kesatuan yang utuh. Contoh Ekosistem di alam meliputi hutan, sungai, dan padang rumput, sedangkan ekosistem buatan manusia antara lain pertanian, perikanan, dan taman kota.
Ekosistem memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam, menghasilkan sumber daya alam, dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan organisme lainnya.
Baca Juga: Setiap Pagi, Polantas Mengatur Arus Lalin Disaat Jam Masuk Sekolah
1. Lamun
Lamun (seagrass) adalah tumbuhan laut yang hidup di perairan dangkal dekat pantai dan terumbu karang. Lamun sering tumbuh dalam kelompok dan membentuk padang lamun yang luas. Beberapa jenis lamun yang paling umum adalah Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, dan Cymodocea serrulata.
Lamun memiliki akar, batang, dan daun yang dapat tumbuh hingga beberapa meter di bawah permukaan laut. Daun lamun biasanya panjang dan runcing, serta berwarna hijau kecoklatan.
Lamun memiliki peran penting dalam ekosistem laut, yaitu sebagai tempat hidup dan makan bagi berbagai jenis hewan laut seperti ikan, udang, kepiting, dan penyu.
Baca Juga: Wakil Ketua Ombudsman RI Kunjungi Kota Batam Serta Memantau Pelayanan Publik di MPP
Selain itu, lamun juga berperan dalam mengikat partikel sedimen di dasar laut dan membantu menjaga kualitas air laut dengan menyerap nutrien dan memproduksi oksigen melalui fotosintesis.

