HARIANMEMOKEPRI.COM — Timnas Indonesia U17 menjalani laga terakhir menghadapi Maroko pada Fase Group A Piala Dunia U17 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Kamis (16/2023).

Pada laga ini, Timnas Indonesia U17 menggunakan metode formasi 4-3-3 sedangkan Maroko memakai formasi 4-4-1-1. Menit 12 babak pertama Maroko hampir saja merobek gawang Ikram Al Giffari.

Baca Juga: SMP Negeri 7 Tanjungpinang Gelar Pentas, Hasan: Kegiatan Ini Bisa Kembangkan Bakat dan Talenta Murid

Beruntung berkat kerja keras pertahanan Timnas Indonesia U17 begitu kokoh sehingga bola gagal masuk kedalam gawang Ikram Al Giffari.

Menit 15 pemain Marokko melalui sepakan keras dari jauh mencoba mencetak gol namun Ikram Al Giffari masih mampu menepis bola.

Baca Juga: Hadiri Rapat Koordinasi BP KPBPB, Sekda Paparkan Keunggulan Berinvestasi di Tanjungpinang

Anak asuh Bima Sakti ini, berusaha menggempur pertahanan Marokko, sayang bola masih jauh dari mistar gawang T Benrhozil. Kedua kesebelasan sama sama saling menyerang.

Marokko pada babak pertama memiliki 5 tembakan ke arah gawang ketimbang Timnas Indonesia U17 hanya memiliki 2 tembakan terarah. Menit 28 melalui titik putih A Alaoui mencetak gol bagi Marokko.

Baca Juga: Sah !! APBD 2024 Provinsi Kepri Ditetapkan Sebesar Rp4,329 Triliun

Selang beberapa menit kemudian tepatnya menit 38 Marokko menambah keunggulan 2-0 atas Timnas Indonesia U17 lewat sundulan Ait Boudlal melalui umpan pojok Chaikhoun.

Timnas Indonesia U17 menit 41 lewat tendangan bebas Nabil Asyura memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Sementara pertandingan lainnya antara Panama vs Ecuador 1-0 bagi Ecuador pada babak pertama.