Oknum Sub Penyalur BBM di Lingga Diduga Lakukan Penyelewengan Penjualan

Ilustrasi Bahan Bakar (Istimewa)
Ilustrasi Bahan Bakar (Istimewa)

Lingga — Salah satu oknum pengusaha berinisial B, yang mendapatkan SK dari Bupati Lingga sebagai Sub penyalur BBM bersubsidi jenis Solar ke Desa Rejai, diduga melakukan tindakan penyelewengan penjualan, karena BBM yang disalurkan tidak sepenuhnya diperuntukkan bagi nelayan pemilik rekom.

Menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, Rabu (24/03/21) mengatakan, dugaan tersebut diperkuat dengan angka kebutuhan nelayan menurut data pemegang rekom Pas kecil yang ada di Desa Rejai, tidak sesuai dengan banyaknya minyak yang disalurkan oleh B.

“Yang saya ketahui, rekom beliau ini rekom pengangkut, kemudian jumlah minyak yang diangkut tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat nelayan yang ada dalam data, sehingga menjadi pertanyaan, sisa dari BBM bersubsidi yang dibutuhkan warga nelayan disini dijual kemana,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, aktifitas penjualan BBM Solar diwilayahnya, pada tahun ini sudah berjalan kurang lebih tiga bulan, namun hingga saat ini belum ada yang membuat laporan terkait dugaan penyelewengan BBM bersubsidi di Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga.

“Seperti pada tahun lalu, menurut pengakuan dari saudara B sendiri dalam rekaman percakapan melalui via telepon, dirinya juga pernah melakukan penjualan minyak ke PT. Pasir yang ada di Lengkok, tapi responnya hanya berupa teguran, padahal kita sudah buat laporan tentang tindakan si B yang kita duga salahi aturan ini,” imbuhnya.

Ia berharap, pihak yang berwenang seperti DKP, melakukan tindakan tegas terhadap pelaku dugaan penyelewengan penjualan BBM bersubsidi di desanya.

“Semoga kedepannya BBM tidak lagi menjadi permainan oknum-oknum yang mengatasnamakan kepentingan masyarakat, apalagi misalnya yang semulanya untuk subsidi, justru dijadikan keuntungan lain dengan dijual harga industri.” pungkasnya.

Sementara itu B, saat dikonfirmasi awak media harianmemokepri.com melalui via telepon apalikasi Whatsapp membenarkan tentang penjualan tersebut, dengan mengatakan bahwa BBM bersubsidi jenis Solar yang saat ini dia urus merupakan milik bersama.

“Kita tidak pilih-pilih mau yang ada rekom, atau yang tidak punya rekom, semuanya kita jual,” ungkapnya.

B juga mengatakan, saat ini sedang berupaya mengurus rekom semua nelayan yang ada di wilayahnya, sehingga menurutnya, tidak ada lagi nelayan yang tidak terdata di rekom penerima BBM bersubsidi.

“Kalau mereka yang harus mengurus sendiri, ya taulah bagaimana masyarakat kita, karena mereka tidak banyak yang faham.” jelasnya.

 36 Pengunjung

hijau dan putih profesional iklan promosi diskon ongkos kirim banner landscape (512 × 200 piksel)
whatsapp image 2022 04 29 at 12.49.43 whatsapp image 2022 04 30 at 15.19.45 (1) hari kebangkitan nasional 2022 (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.