Modal Seragam Marinir Palsu, Pria Ini Berhasil ‘Genjot’ dan Tipu Seorang Wanita. Akhirnya di Tangkap Anggota Pomal

FD sang anggota marinir gadungan saat diciduk anggota Pomal (foto : ist)

HarianMemoKepri.com, Hukrim – Pria ganteng ini, Fd (30), sungguh terlalu. Dia nekat mengaku sebagai anggota Marinir dengan pangkat Sersan Kepala (Serka), untuk memikat wanita pujaannya.

Dikutip dari Medansatu.com, aksi tipu-tipunya pun sukses. Selain berhasil meng-ho’oh pacarnya sebanyak 3 kali, pria asal Aceh itu juga berhasil menipu wanita cantik pacarnya sebesar Rp 50 juta.

Aksi Marinir gadungan ini pun terbongkar setelah ia ditangkap petugas TNI AL dari Lanal Batam. Penangkapan Fd setelah pihak Lanal 2 hari lalu mendapat laporan dari intelijen bahwa pelaku akan membuat permohonan nikah di Polda Kepri.

Saat diwawancarai wartawan di Mako Lanal Batam, Fd mengatakan, ia sengaja menjadi tentara gadungan untuk memikat wanita pujaannya. “Karena pacar saya itu biar mau sama saya,” ujarnya.

Ia mengaku sudah berpacaran dengan kekasihnya, Ev, selama enam bulan. Ia juga mengatakan saat berkenalan dengan pacarnya, ia mengaku anggota TNI AL. “Waktu dia tanya, saya bilang anggota gitu,” ungkap dia.

Menurutnya, seragam dan atribut TNI AL itu dibelinya secara online. Sedangkan untuk tanda pangkat, dibordir di tukang penjahit baju. “Lebih kurang Rp 500 ribu, pangkatnya bordir di tempat bordir,” akunya.

Saat didesak, Fd juga mengaku telah 3 kali meng-ho’oh kekasihnya selama pacaran enam bulan. “Kurang lebih tiga kali di kos, di Perumahan Merapi Subur daerah Sagulung,” ujarnya.

Saat didesak, Fd juga mengaku telah 3 kali meng-ho’oh kekasihnya selama pacaran enam bulan. “Kurang lebih tiga kali di kos, di Perumahan Merapi Subur daerah Sagulung,” ujarnya.

Danlanal Batam, Kolonel (Laut) Iwan Setiawan mengatakan, setelah selesai diperiksa, Fd akan diserahkan ke Polresta Barelang. “Karena pelaku adalah orang sipil, nanti kita serahkan ke polisi,” ujarnya.

Kolonel Iwan juga mengatakan, selain menipu korban, Fd juga sudah mengurus surat SKCK ke Polda Kepri. “Yang jelas, si korban ini sudah tertipu kurang lebih Rp 50 juta, kalau menipu untuk finansial juga sudah. Bahkan surat kelakuan baik ke polisi dan mengaku sebagai anggota Angkatan Laut itu sudah diurus polisi dan sudah ditandatangani. Ngakunya KTP-nya hilang,” ungkapnya.

Danlanal mengimbau kepada masyarakat, apabila menemukan kasus pemerasan, penipuan yang memakai nama anggota TNI khususnya Angkatan Laut agar segera melapor.

“Apapun ya, apabila ada kasus-kasus seperti ini, minta uang, menjadi beking terus lagi ingin membantu tapi menjanjikan apa. Apapunlah, itu dilaporkan aja,” terangnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.