pelaku pelecehan ( dok, posmetro,co)

HARIAN MEMO KEPRI, BATAM - Nasib kelam dialami SS seorang siswi kelas X sebuah SMK swasta di Batam. Ia dibegituin oleh tiga orang lelaki.

Korban yang tidak terima digilir tiga pria, akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke keluarganya. Keluarga SS pun meradang. mereka pun mencari Adi dan menggelandangnya ke Polresta Barelang.

Sementara itu, Sulaeman dan Aderias ditangkap polisi di Mega Mall dan di kos-kosan Bidaasri III. Adi sempat membuat polisi kelabakan. Pasalnya, ia mengaku anak di bawah umur. Dia mengaku baru 16 tahun.

Setelah polisi meminta Kartu Keluarga (KK) Adi kepada orang tuanya, ternyata ia sudah berumur 20 tahun. "Dia ini (Adi) sudah punya istri. Anaknya pun baru berumur beberapa hari," Kelli Samudra, Wakasat Reskrim Polresta Barelang mengungkap rahasia Adi.

Kini, Adi dan dua rekannya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 81 jo 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang 23 tahun 2002 terkait perlindungan anak.

Mereka diancam hukuman penjara paling sedikit lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak, Rp5 milliar. "Adi menawarkan SS untuk digilir karena tidak mau rahasianya dibocorkan. Anderias juga menawarkan SS uang. Sementara, Selaeman ikut menjadi tersangka karena memegang-megang dada SS," jelas Kelli.

sumber : posmetro.co

BACA JUGA :  Lagi Sial, Baru Aja Berhasil Gondol Motor, Eh Pas Jalan Malah Berpas-pasan sama Pemilik Aslinya. Jadi Bonyok Tuh Muka

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.