Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip

Kampung Tua Bakau Serip Desa Wisata Dengan Paket Komplit

Sandiaga Uno menerima Souvernir didampingi Gubernur Kepri
Sandiaga Uno menerima Souvernir didampingi Gubernur Kepri

Batam – Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) kali ini menyambangi Kota Batam dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Selasa ( 31/05 ).

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 merupakan salah satu program unggulan penggerak kebangkitan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata Indonesia yang sedang digalakkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk kedua kalinya dengan mengangkat tema “Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Bangkit”.

Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing Global, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat,”

Sandi menegaskan, program Desa wisata adalah wisata yang berkelanjutan dan berkualitas, sehingga bisa membuka peluang usaha dan juga membuka lapangan pekerjaan.

Kemenparekraf menyakini desa wisata bisa menciptakan peluang pekerjaan sebanyak 1,7 juta orang, efektif untuk memberikan solusi terhadap masalah tenaga kerja yang meningkat di masa pandemic.

Dia melanjutkan Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip adalah desa wisata dengan paket komplit, dalam desa wisata ditonjolkan wisata edukasi, konservasi dan rekreasi. Itu menunjukan bila lokasi tersebut bukan hanya tempat rekreasi namun bisa juga menjadi sarana edukasi dan konservasi.

BACA JUGA :  Wali Kota Tanjungpinang Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Perubahan APBD 2020

“Apalagi saya dapat penjelasan tadi kalau siswa dari Singapura dan Malaysia berlibur mereka berkunjung ke Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip untuk belajar dan juga pengenalan konservasi hutan bakau,” tegasnya.

Dengan kedatangan wisatawan negara tetangga ini maka bisa dimanfaatkan oleh UMKM untuk ikut menjual produk mereka sekaligus menjualnya. Selain itu, digitalisasi juga sangat penting guna memajukan UMKM di desa wisata tersebut.

“Untuk pemilihan 50 desa wisata kali ini ada 7 kategori, salah satunya digitalisasi.
Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip yang ada di Batam, Kepulauan Riau masuk dalam nominasi 50 desa wisata yang akan bertanding dalam ADWI tahun 2022 ini,” jelas Sandi.

Dalam kesempatan tersebut dia juga diajak bermain bermain sepak takraw dan melawan Gubernur Kepulauan Riau. Menurutnya sepak takraw adalah olahraga khas dari bangsa melayu, bahkan sudah ada pertandingannya di Sea Games dan event lainnya.

BACA JUGA :  Bobby Angkat Suara Terkait Surat Pemanggilan KPK

Namun ketika bermain, Sandi melihat kalau perlengkapan untuk bermain takraw net dan bola sudah tidak layak. Sehingga dia langsung memutuskan untuk memberikan Net dan bola sepak takraw yang baru.

Selain itu, Sandi juga menuju Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu sambil menyapa warga di sisi jalan dengan diiringi kesenian “Tabuh Kompang” Mas Menteri dan rombongan juga memakai ikat kepala khas melayu atau biasa disebut tanjak.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi juga berkunjung ke Pasar Mangrove dimana dalam pasar tersebut ada produk UMKM seperti suvenir kuliner, kriya, fashion khas Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip.

“Kita bisa lihat, ada tempat yang diperuntukan untuk UMKM khas desa wisata ini,” katanya.

Sandi juga diberi kesempatan untuk menanam bibit mangrove bersama dengan Gubernur Kepulauan Riau dan Walikota Batam.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.