Mengenal Pimpinan BPSK. RD. Kurniawan Arfianda, Salah Satu Kader Ansor Banser TPI dan Pelatih TWI

0
Salah satu pimpinan BPSK, RD Kurniawan A, ST saat menandatangani Putusan Pelantikan (foto.HMK)

HarianMemoKepri.com, Tanjungpinang – Siapa sangka karir cemerlang salah satu anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) yang akan dilantik oleh Menteri Perdagangan RI melalui Gubernur Kepri ini seorang yang religius dan seorang yang bersahaja.

Ya, Raja Destry Kurniawan Arfianda, ST yang akrab dipanggil Bang Iwan ini diberikan amanah menjadi salah satu pimpinan BPSK sebagai Wakil Ketua yang bertugas sebagai Justice Bow (Anggota Hakim Arbitrase) di Lembaga Pengadilan Khusus Konsumen yang dibentuk oleh Negara melalui UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang akan diantik pada hari Kamis, (12/4/2018) di Aula Wan Sri Beni Kantor Gubernur Kepri, Dompak.

Alumni Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (UII) ini merupakan salah satu pejabat yang menduduki jabatan yang strategis di Lembaga Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Republik Indonesia (LPKTN RI)  juga sebagai Kader dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banser NU Kota Tanjungpinang.

Selain itu, Bang Iwan juga salah satu Pelatih dan memiliki sabuk tertinggi di Olahraga Paguyuban Seni Beladiri Pernafasan Tapak Wali Indonesia (TWI).

Ayah dari dua putra dan satu putri ini juga diketahui aktif dalam mengabdi kepada masyarakat dalam memberikan pemahaman serta sosialisasi bagi Konsumen Cerdas.

Semenjak menjabat sebagai Deputi Keuangan LPKTN RI, ia terus melakukan pengabdiannya karena menurutnya pengabdian bagi masyarakat merupakan hal yang mulia.

Pria yang sehari-harinya gemar menulis ini, kerap memberikan wacana-wacana serta terobosan bagi para konsumen untuk selalu berhati-hati dalam berbelanja kebutuhan pangan.

Menurutnya, jabatan yang diamanahkan kepada dirinya merupakan amanah yang berat untuk ditanggung. Karena itu, ia juga berpesan agar selalu mengingatkan dirinya untuk selalu berbuat kebaikan dan menegurnya ketika salah. Karena katanya,  dirinya merupakan manusia biasa yang selalu berpotensi melakukan khilaf dan salah. (Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.