Melihat Foto Jejer Dengan Lelaki Lain, Suami Hajar Istri Sampai Klenger

  • Whatsapp
Ilustrasi KDRT ( Istimewa )

HarianMemoKepri.Com, Nah lo – Kelakuan Pak Santosa, 35, boleh dibilang kumi
( kurang mikir ), masa gara-gara foto jejer dengan lelaki teman reuni, istrinya langsung dihajar sampai klenger. Akhirnya urusannya jadi panjang, pak Polisi pun jadi ikut turun tangan.

Kejadian ini di tulis oleh Mas Gunarso di Pos Kota, awal ceritanya, Nyi. Wiji, 30, yang merupakan istri dari Pak Santosa lagi mengikuti reuni bersama teman SMA yang bertempat di Kendal (Jateng). Bukan hanya sekedar ikut-ikutan, tapi Nyi. Wiji adalah salah satu panitianya.

Muat Lebih

Saking asyiknya mengurusi acara reuni, Nyi. Wiji jadi super sibuk, sehingga membuat Pak Santosa naik pitam, karena terkesan dirinya dikalahkan dengan reuni. Makan tuh reuni, katanya sekali waktu. Habisnya, sudah keluar banyak uang, masih harus capek lagi. Gara-gara persiapan reuni pula, Wiji jadi ikut wedangan melulu bersama teman-teman.

Bagi Wiji, kemarahan suami sudah biasa. Baginya, kemarahan Santosa sudah seperti iklan teh gentul, marah seperti apapun minumnya pastikan teh gendul! Maka dia tak lagi sensitif atas kemarahan itu, sebab sudah tradisi. Masalahnya biasa, sebelum ada reuni, layanan menu makanan yang tidak enak juga sudah bikin Santosa marah. “Masak goreng tempe tebel-tebel begini, memangnya tempe Sandiaga Uno?” sindir Santosa belum lama ini.

Klimaksnya terjadi beberapa hari lalu, ketika usia reuni Santosa menemukan foto istrinya nampak ditempel ketat oleh seorang lalaki. “Lain kali nggak ada reuni  reunian. Apaan ini, reuni kok kayak orang pacaran.” Ketika Wiji menjelaskan,  malah pleg pleg, gedebug. Apa itu? Karung jatuh? Bukan, Wiji terjengkang habis dihajar suami!

Habis menghajar isrtinya Santosa pergi, tapi Wiji lapor polisi. Maka suami cengkiling (suka main pukul) itu ditangkap. Tapi Santosa masih membela diri, coba kalau fotonya tidak tendensius, pasti takkan marah.

Ruang terlalu sempit ngakali, jadi fotonya harus nempel. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.