Masyarakat Masih Banyak Belum Pahami Prokes Covid 19, Ini Penjelasan Kasat Pol PP

Kasat Pol PP Tanjungpinang ( Foto : Indrapriyadi / Harianmemokepri.com )
Kasat Pol PP Tanjungpinang ( Foto : Indrapriyadi / Harianmemokepri.com )

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang – Dalam beberapa hari yang lalu hingga saat ini Satuan Polisi Pamong Praja sudah melakukan operasi Yustisi terkait penerapan aturan  Protokol Kesehatan covid 19 di Kota Tanjungpinang .

Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang Hantoni saat ditemui seusai penyerahan bantuan alat Damkar di Jalan Potong Lembu pada Kamis 19 November 2020 mengatakan, operasi yustisi penegakkan Perda nomor 44 tahun 2020 sudah dilaksanakan.

“Tadi malam juga sudah kita lakukan razia, masyarakat masih banyak yang belum memahami Protokol Kesehatan terutama dalam penggunaan masker, saat kita melakukan razia masih ada masyarakat yang terjaring ,” ucapnya.

Hantoni melanjutkan, kebanyakan yang terjaring razia adalah pengguna sepeda motor, “Total ada 64 orang yang melanggar aturan protokol kesehatan, sedangkan denda kerja sosial sebanyak 19 orang, sementara didalam Perwako menjelaskan sanksi perorangan sebesar Rp 50 ribu dan pelaku usaha sebesar Rp 150 ribu,” ungkapnya.

Hantoni mengatakan bahwa total sanksi yang sudah terkumpul selama dua hari sebesar Rp 3 juta untuk perorangan, sementara untuk pelaku usaha belum disentuh, hasil sanksi tersebut akan dimasukkan ke dalam kas keuangan daerah melalui bank dalam waktu 1 kali 24 jam.

“Operasi yustisi tersebut baru dilakukan dalam satu titik ke titik lainnya, kedepan akan kita lakukan secara acak nanti baru ketahuan wilayah mana yang paling banyak penyebaran dan pelanggaran protokol kesehatan, melihat kondisi Tanjungpinang berada di zona merah maka operasi yustisi akan terus kita lakukan,” ujar Hantoni.

Bp Batam 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.