Masukkan Jari ke Kemaluan Bocah, Oknum Guru Ngaji Diciduk Polisi

Tersangka Pencabulan di periksa penyidik polisi (Foto : Ist)

HarianMemoKepri.com, Hukrim – AS (58) oknum guru ngaji ini digelandang puluhan warga Tebing Tinggi, Tanjung Jabung Barat, pada Selasa (27/2/2018). Warga emosi kepada AS karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak muridnya, tak tanggung ada delapan orang bocah yang mengadu telah menjadi korban kebejatan AS. Mirisnya, para korban masih duduk di bangku Sekolah Dasar bahkan ada yang masih belajar di Taman Kanak-kanak (TK).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dan dilansir dari serujambi, , sudah ada 8 orang anak yang telah dicabulinya di RT 09, Kelurahan Tebing Tinggi. Dalam melakukan aksinya, pria beristri ini menggerayangi muridnya dan memasukkan jarinya ke kemaluan korban.

Camat Tebing Tinggi, M Ardiansyah, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari informasi yang dia peroleh, pelaku merupakan warga dari Tembilahan, Inhil, Kepulauan Riau, yang belum lama tinggal di sana. Dalam kesehariannya pelaku mengajar ngaji dari rumah ke rumah. “Dia ini mengajar ngaji dari rumah ke rumah. Tapi bukan seorang ustadz,” kata Ardiansyah.

Kejadian ini terkuak, setelah adanya salah satu korban yang bercerita ke orang tuanya. Orang tua yang kesal kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Tungkal Ulu. Anggota polisi pun langsung mengamankan pelaku untuk menghindari amuk massa.

Terpisah, kasat Reskrim Polres Tanjab Barat, AKP Pandit, membenarkan adanya kejadian ini. Pelaku ditangkap jajaran Polsek Tungkal Ulu dan sudah diamankan di Mapolres. “Memang ada di Tungkal Ulu, sekarang masih diperiksa,” jawabnya singkat. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.