Mantan Ketua Kopuma dan Pemuda Karang Taruna Datangi Polres Lingga Terkait Kejelasan Sertifikat

Harian Memo Kepri | Lingga — Mantan Ketua Koperasi Usaha Bersama (Kopuma) dan Pemuda Karang Taruna mendatangi Polres Lingga terkait dugaan pengingkaran janji pengembalian sertifikat oleh PT. SSLP, Sabtu (11/07/20).

Diketahui, batas waktu pengembalian sertifikat seperti tertulis dalam surat pernyataan perdamain antara PT. SSLP dan warga pemilik sertifikat adalah tanggal 11 Juli 2020. Namun sampai batas waktu yang telah disepakati bersama sertifikat tak kunjung diberikan.

Padahal surat pernyatan perdamaian dibuat dengan mediator Polres Lingga dihadapan saksi warga dan Pemerintah Kabupaten Lingga yang diwakili Asisten ll Setda Lingga Yusrizal S.E.

Hal tersebut disampaikan Yufiq Sapita selaku mantan Ketua Koperasi Usaha Bersama. Ia menyampaiakn bahwa pada point ketiga surat perjanjian perdamaian tertulis, “Para pihak bersedia untuk waktu penitipan sertifikat dilaksanakan selama 6 (enam) bulan, terhitung sejak tanggal 11 Januari 2020, setalah jatuh tempo pihak kedua wajib mengembalikan kepada pihak pertama”.

“Penitipan tanggal 11 Maret tidak dilaksanakan, dan sekarang sudah masuk tanggal 11 Juli pun juga tidak dilaksanakan, jadi sebetulnya perusahaan ini maunya apa, sementara dari lewat jalur hukum dan kemudian sampai jalur mediasi pun juga sudah bersama pihak perusahaan, tapi nampak-nampaknya tidak menghasilkan apa-apa,” katanya.

Yufiq menambahkan, pihaknya merasa sangat di bodohi, dengan diingkarinya perjanjian ini.

“Kalau mau mengembalikan ayo kembalikan, jika tidak, jangan tipu kami lagi dengan selalu memberikan angin segar, tolonglah gunakan hati nuraninya tentang hak milik warga ini, jangan sampai perusahaan kami sebut mencuri hak kami,” ucap Yufiq.

Yufiq juga mengatakan, dirinya bersama seorang Tokoh Pemuda Karang Taruna Desa Linau HD, kembali mendatangi Polres pada Sabtu 11 Juli 2020, untuk menanyakan informasi lanjutan kepastian pengembalian sertifikat kepada Kanit Tipikor Ipda Wisuda selaku pihak mediator.

Img 20200711 091028
Yufiq bersama tokoh pemuda karang taruna Desa Linau, saat meminta keterangan kepada Waka Kasatreskrim

Yufiq menyayangkan setelah sampai di Polres, mendapat informasi dari Waka Kasatreskrim, Iptu T.Gultom bahwa Kanit Tipikor dan juga Kasatreskrim sedang tidak berada di tempat, dan lagi berdinas ke luar Daerah.

“Kami mendatangi Polres dengan tujuan ingin meminta info lanjutan terkait pengembalian sertifikat, sayangnya kami tidak bertemu pihak mediator yang sebelumnya memfasilitasi kami bertemu dengan pihak perusahaan, awalnya kami mengira Pak Kanit ini mungkin lupa kalau hari ini masa jatuh tempo pengembalian, dan pada saat itu saya coba menghubungi kawan saya Ketua PP Lingga Said Hendri untuk meminta tanggapan beliau terkait masalah sertifikat ini, ternyata malah dapat info dari Ketua PP nya bahwa Kasat sama Kanit sedang mengurusi masalah sertifikat di Batam, terkait benar atau tidak kita belum mengetahui sebab belum ada info lanjutan ke kami, tapi kalau kami pikir-pikir, kenapa harus di Batam, kenapa tidak di Lingga saja,” pungkas Yufiq.

HD Pemuda Karang Taruna Desa Linau yang mendampingi mantan Ketua Koperasi pada waktu itu, juga membenarkan adanya informasi terkait keberangkatan Kanit Tipikor dan Kasatreskrim ke Kota Batam, yang sebelumnya informasi tersebut juga didapatkan dari Iptu T.Gultom Waka Kasat. namun tidak mendapatkan keterangan yang jelas terkait tujuannya.

HD mengatakan, jika kesepakatan perdamaian yang sudah disepakati secara bersama sekaligus ditandatangani di atas materai dihadapan Anggota Polres selaku mediator masih bisa dilanggar oleh pihak perusahaan menyimpulkan, seperti tidak mempunyai kekuatan hukum.

“Kami melaksanakan kesepakatan di Polres, dihadapan Anggota Polres yang memfasilitasi  kami untuk melakukan mediasi bersama perusahaan, tapi kalau begini ceritanya, sama saja dengan kami membuat mediasi dengan jalur kami sendiri, toh mungkin sama saja hasilnya,” pungkas HD.

Tokoh Pemuda Karang Taruna tersebut juga mengatakan, jika belum juga membuahkan hasil dalam waktu dekat, dirinya bersama warga berencana akan melakukan aksi tuntutan.

“Kalau kami Pemuda Karang Taruna bersama Warga akan melakukan aksi tuntutan, saya rasa sah-sah saja, karena kami menilai Warga kami kembali dibohongi sama pihak perusahaan.” tegasnya

Sementara itu, Kanit Tipikor Ipda Wisuda saat dikonfirmasi melalui line Watshapp oleh awak media harianmemokepri.com, untuk dimintai tanggapan terkait kedatangan Perwakilan Warga Masyarakat Desa Linau sekaligus tentang informasi keberangkatan Kasatreskrim dan Kanit Tipikor ke Kota Batam mengurus masalah sertifikat Warga linau, membantah kabar tersebut dan mengatakan bahwa dirinya bersama Kasatreskrim berangkat untuk melakukan koordinasi bersama BPKP Provinsi terkait penanganan korupsi.

“Saya bersama Kasat di Batam melakukan koordinasi dgn BPKP Prov. Kepri terkait penanganan kasus korupsi, bukan mengurus sertifikat itu, sumber berita yang mengatakan kami ke Batam mengurus sertifikat itu siapa?” balasan chat Kanit.

Dilanjutkan meminta tanggapan ke Kasatreskrim Polres Lingga AKP. Adikuasa Tarigan yang juga melalui line Whatsapp oleh awak media dengan pertanyaan yang sama, Kasatreskrim memberitahukan melalui telepon seluler bahwa sedang di kapal dan dalam perjalanan serta akan memberikan keterangan setalah sampai nanti.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media belum mendapatkan keterangan lanjutan dari Kasat dan Kanit terkait kedatangan perwakilan warga tersebut.

Bp Batam 2020

Related Articles

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kogabwilhan I Gelar Bhaksos

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Dalam rangka Maulid Nabi Muhammad Saw Kogabwilhan I melaksanakan Bhakti Sosial di tiga tempat secara bersamaan, Jumat (23/10). Pangkogabwilhan I Laksdya...

Bawaslu Kota Tanjungpinang Resmikan Kampung Anti Politik Uang

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Pulau Penyengat di tunjuk sebagai kampung anti politik uang oleh Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang di Balai Adat Indera Perkasa...

Kota Tanjungpinang Raih Penghargaan Proklim Tingkat Nasional

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Kota Tanjungpinang meraih penghargaan Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat Kota tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bp Iiii

BERITA TERBARU

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kogabwilhan I Gelar Bhaksos

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Dalam rangka Maulid Nabi Muhammad Saw Kogabwilhan I melaksanakan Bhakti Sosial di tiga tempat secara bersamaan, Jumat (23/10). Pangkogabwilhan I Laksdya...

Bawaslu Kota Tanjungpinang Resmikan Kampung Anti Politik Uang

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Pulau Penyengat di tunjuk sebagai kampung anti politik uang oleh Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang di Balai Adat Indera Perkasa...

Kota Tanjungpinang Raih Penghargaan Proklim Tingkat Nasional

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Kota Tanjungpinang meraih penghargaan Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat Kota tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)...

Kesbangpol Tanjungpinang Berikan Pemahaman Masyarakat Tentang Pilkada Mendatang

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tanjungpinang memberikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat terkait Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi...

Bank Riau Kepri Resmikan Kantor Kas Baru di Tanjungpinang

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Bank Riau Kepri kembali meresmikan Kantor Kas baru di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tanjungpinang Jalan...