Lima Rambutan Kekayaan SDG di Kepri, Satu Punya Prospek Komersial

Harian Memo Kepri | Pertanian — Kepulauan Riau memiliki beragam sumber daya genetik (SDG) yang harus dilestarikan. Kepala BPTP Kepri, Dr. Ir. Sugeng Widodo, MP., menyampaikan dalam upaya pelestarian SDG, BPTP Kepri terus melakukan identifikasi sumber daya genetik yang ada di wilayah Kepulauan Riau.

Potensi sumberdaya genetik yang cukup banyak ini memiliki karakteristik yang unik dan spesifik. Perbedaan ini disebabkan kondisi wilayah geografi Kepulauan Riau dalam bentuk pulau-pulau terpisah menyebabkan agroekosistem antar kabupaten berbeda.

Variabilitas tanah, lahan, tipe iklim, kelembaban, terjadi variasi sehingga tanaman lokal yang merupakan sumberdaya genetik memiliki keragaman yang berbeda, walaupun sebenarnya dahulunya merupakan indukan yang sama saat dikebangkan oleh nenek moyang kita.

“Sumberdaya genetik merupakan kekayaan alam Indonesia yang tidak ternilai, sebenarnya banyak potensi sumberdaya genetik yang kita miliki namun mungkin belum disadari atau belum dioptimalkan. Untuk itu, BPTP Kepri terus berupaya mengidentifikasi kekayaan sumberdaya genetik di Kepulauan Riau meskipun berada di pulau-pulau kecil dan terpencil,” jelas Sugeng.

Rambutan Kundur
Rambutan Kundur

Rambutan Neki dan Rambutan Kuning
Rambutan Neki dan Rambutan Kuning

Rambutan (Nephelium lappaceum L.) dikenal sebagai tanaman asli Indonesia dan Malaysia. Di Indonesia, keberadaan rambutan menyebar di beberapa pulau seperti Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Setiap daerah memiliki karakteristik buah rambutan yang berbeda baik dari segi rasa, ukuran, tekstur dan lainnya, yang menjadikan setiap rambutan tersebut unik. Oleh sebab itu, keberadaan rambutan di setiap daerah menjadi kekayaan sumberdaya genetik yang harus dilestarikan.

BPTP Kepri setidaknya telah mengidentifikasi lima jenis rambutan di Kepulauan Riau pada tahun 2016. Metode pemilihan rambutan yang akan diidentifikasi dilakukan dengan cara survey, eksplorasi, observasi lapang, dan wawancara dengan penduduk setempat.

Pengamatan yang dilaksanakan dalam rangka karakterisasi, inventarisasi dan dokumentasi tersebut dilakukan dengan berbagai parameter meliputi bentuk dan ukuran buah, warna kulit buah, rasa dan kelekatan daging buah pada biji, bentuk daun, ukuran daun hingga ukuran lingkar batang.

Rambutan Nona Merah
Rambutan Nona Merah

Empat jenis aksesi rambutan yang diidentifikasi BPTP Kepri berada di Kabupaten Karimun yaitu rambutan kundur, rambutan nona merah, rambutan neki, dan  rambutan kuning. Sementara satu aksesi berada di Kabupaten Bintan yaitu rambutan kameng. Hasil karakterisasi kelima jenis rambutan di Kepulauan Riau adalah sebagai berikut :

  1. Rambutan Kundur: memiliki bentuk daun elliptic dengan tepian sedikit bergelombang, bentuk buah globose dengan rambut yang rapat dan berwarna merah muda, berat buah sekitar 38 gram dan rasanya manis.
  2. Rambutan Kuning: memiliki daun elliptic dengan tepian yang rata, bentuk buah avoid dengan warna rambut kuning, buahnya memiliki berat sekitar 10 gram dan rasanya manis.
  3. Rambutan Nona Merah: memiliki bentuk daun elliptic dengan tepian sedikit bergelombang, bentuk buah avoid dengan warna rambut merah ujungnya kuning kehijauan, berat buah sekitar 31 gram dengan rasa manis sedikit masam.
  4. Rambutan Neki: memiliki bentuk daun elliptic dengan tepian rata,bentuk buah avoid dengan warna rambut merah ujungnya kuning, berat buah sekitar 31 gram dengan rasa yang manis.
  5. Rambutan Kameng: memiliki daun berbentuk bulat lonjong dengan tepian rata, bentuk buah bulat dengan warna merah dan ujung rambutnya berwarna kuning. Jumlah bunga pertandan berkisar 50-100 kuntum. Rasa daging buah manis, sedikit berair dan mengelotok dengan berat buah sekitar 42 gram.

Berdasarkan hasil karakterisasi tersebut, rambutan kameng menjadi salah satu kekayaan sumberdaya genetik yang unggul di Kepulauan Riau. Rambutan kameng memiliki keunggulan buah yang besar, rasa yang manis, daging buah tidak terlalu kering ataupun berair, serta warna buah yang merah sehingga akan sangat menarik bagi konsumen.

Produksi buah rambutan kameng juga cukup baik dengan memiliki jumlah bunga yang mencapai 100 kuntum per tandan. Kelebihan rambutan kemeng ini lah yang menyebabkan rambutan ini dicari dan disukai oleh masyarakat, walaupun harga jualnya lebih mahal dibandingkan dengan varietas lainnya yang ada di Kepri.

Penulis | Khoiru Rizqy Rambe, Annisa Dhienar Alifia, dan Sugeng Widodo

Bp Batam 2020

Related Articles

PLN Anambas Kembali Lakukan Pemadaman Bergilir

Harianmemokepri.com | Anambas — Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Anambas layangkan surat pemberitahuan akan adanya pemadaman bergilir di wilayah Kantor...

Peduli Banjir Sukabumi, Paguyuban Pasundan Tanjungpinang Lakukan Galang Dana

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang — Ketua Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang, Saiful Mukkarom, memimpin langsung Aksi Penggalangan Dana untuk membantu korban bencana Banjir Bandang Sukabumi Jawa...

Menteri Pertanian Kunjungi dan Tinjau Gerai Pangan

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr Syahrul Yasin Limpo SH MH Msi mengunjungi serta meninjau Gerai Pertanian di Jalan Hang Lekir...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bp Iiii

BERITA TERBARU

PLN Anambas Kembali Lakukan Pemadaman Bergilir

Harianmemokepri.com | Anambas — Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Anambas layangkan surat pemberitahuan akan adanya pemadaman bergilir di wilayah Kantor...

Peduli Banjir Sukabumi, Paguyuban Pasundan Tanjungpinang Lakukan Galang Dana

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang — Ketua Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang, Saiful Mukkarom, memimpin langsung Aksi Penggalangan Dana untuk membantu korban bencana Banjir Bandang Sukabumi Jawa...

Menteri Pertanian Kunjungi dan Tinjau Gerai Pangan

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr Syahrul Yasin Limpo SH MH Msi mengunjungi serta meninjau Gerai Pertanian di Jalan Hang Lekir...

Menteri Tito Ajak Camat Perbatasan Negara Sukseskan Pilkada 2020

Harianmemokepri.com | Batam - Camat di perbatasan negara diminta untuk membantu menyukseskan Pilkada Tahun 2020 yang rencananya akan dilaksanakan secara serentak di 270 wilayah...

Rancana Tiga PLBN Akan Jadi Sentra Baru Ekonomi, Diyakini Dapat Seperti Kota Batam

Harianmemokepri.com | Batam - Presiden Joko Widodo menghendaki kawasan pendukung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Motaain, dan Skouw yang ada di perbatasan negara...