oleh

Ledakan di Beirut Lebanon Bagai Bom Atom

Ledakan di Beirut, Lebanon, mengakibatkan terjadinya kepulan asap tinggi, sehingga pengguna media sosial menyebutnya mirip dengan bom Hiroshima.

Marwan Abboud juga ikut berpikir demikian. “(Ini) mirip dengan apa yang terjadi di Hiroshima dan Nagasaki,” ucapnya.

Palang Merah Lebanon mengumumkan ledakan di Beirut, telah merenggut nyawa lebih dari 100 orang. Angka korban terus bertambah dalam 12 jam terakhir. Pencarian korban pun masih belum selesai.

“Hingga kini, lebih dari 4.000 orang telah terluka dan lebih dari 100 telah kehilangan nyawa mereka,” ujar Palang Merah Lebanon, seperti dikutip AFP.

“Tim-tim kami masih melakukan operasi search and rescue di area sekitar,” jelas pihak Palang Merah Lebanon.

Presiden Lebanon Michel Aoun mengaku telah mengetahui sumber penyebab ledakan. Dalam akun Twitter Kepresidenan Lebanon, Aoun mengungkap penyebab ledakan di Beirut itu berasal dari 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di pelabuhan Beirut sebelum dikirim ke Afrika.

Ia menyatakan, penimbunan ribuan ton amonium nitrat di sebuah gudang tanpa langkah keamanan seperti itu tidak dapat diterima.

Aoun menekankan, mereka yang bertanggung jawab atas tragedi ledakan di Beirut tersebut harus diganjar hukuman paling berat, seperti dikutip dari kantor berita Anadulo.

Otoritas Lebanon langsung menyatakan Beirut sebagai “daerah bencana” akibat peristiwa itu. Dewan Pertahanan Tertinggi Lebanon menyatakan status darurat di Ibu Kota Beirut selama dua pekan ke depan.

Komite investigasi juga telah dibentuk guna menyiapkan laporan mengenai ledakan dalam lima hari ke depan.

Sumber| Dok| Liputan6.com
Bp Batam 2020
BACA JUGA :  Pemko Batam Diharap Masyarakat Untuk Tanggap Bencana Banjir

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.