Beranda Berita Kepri Lanud RSA Gelar Simulasi Penanganan Huru-hara Pemilu 2019

Lanud RSA Gelar Simulasi Penanganan Huru-hara Pemilu 2019

2 views
Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (RSA) Ranai, Natuna, menggelar simulasi Penanggulangan Huru-Hara (PHH) jelang Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden 2019 bulan April mendatang, di depan Pintu Gerbang Lanud RSA, Selasa (12/2).

Kepri HMK, Natuna — Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (RSA) Ranai, Natuna, menggelar simulasi Penanggulangan Huru-hara, jelang Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden 2019 bulan April mendatang, di depan Pintu Gerbang Lanud RSA, Selasa (12/2).

Adapun tahapan dalam latihan ini, dilakukan simulasi yang sudah tersekenario, yaitu, setelah perhitungan suara pemilu ada sebagian masyarakat yang tidak puas akan hasilnya, masyarakat itu berkumpul dan terjadi mobilisasi massa.

Mereka (masyarakat-red) bergerak dari arah luar kearah Bandara Raden Sadjad dan bermaksud untuk menduduki bandara, namun massa dihadang oleh personel POM AU.

Dikarenakan negosiasi yang alot dan massa tidak berhasil masuk gerbang Lanud, massa semakin anarkis sehingga melakukan pengerusakan dan pembakaran ban untuk memecahkan konsentrasi pasukan pengamanan Lanud.

Kemudian dilanjutkan dengan datangnya Water Canon yang melaksanakan pemadaman api serta menembakkan air kearah massa guna memukul mundur para demonstran.

Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (RSA) Ranai, Natuna, menggelar simulasi Penanggulangan Huru-Hara (PHH) jelang Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden 2019 bulan April mendatang, di depan Pintu Gerbang Lanud RSA, Selasa (12/2).

Dalam simulasi ini, akan ada aksi pengrusakan yang menyebabkan korban cidera, sehingga ambulance dari Rumkit Lanud Rsa bergerak untuk membantu evakuasi.

Selanjutnya POM AU menangkap provokator yang langsung diamankan dan dilakukan penyelidikan untuk dimintai keterangan oleh pihak intel, selanjutnya kondisi lanud dan bandara kembali kondusif.

Sebelum latihan dimulai, Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Raden Sadjad, Letkol Pom Fanny Philips H, menekankan kepada seluruh personel yang terlibat latihan simulasi ini agar kegiatan latihan dilaksanakan dengan serius, dan tidak lupa menjaga keselamatan diri pribadi masing-masing personel maupun perlengkapan materiil yang dipergunakan pada saat latihan

Semua dilakukan agar tercapai hasil yang diharapkan dan apabila diminta bantuan/dukungan dari Pemda atau pihak kepolisian seluruh anggota sudah siap siaga dapat melaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Usai melaksanakan latihan, Kadisops juga mengingatkan kembali kepada seluruh personel Lanud Lanud Raden Sadjad.

“Dalam Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI merupakan dasar hukum yang harus senantiasa dijadikan pedoman dalam melaksanakan tugas pokok, tetap menjaga netralitas TNI, terkait dengan pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden 2019 serta tetap waspada dan mengantisipasi situasi keamanan di wilayah Pangkalan TNI AU Raden Sadjad dan disekitarnya,” ujarnya.

Penulis : Pen/Rsa - Salohot
Editor  : Tomo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.