Korban Lakalantas yang terjadi Di jalan Nusantara KM 18 Bintan. (Foto. Ist)

Kepri HMK, Bintan — Sebuah Kecelakaan telah terjadi di Jalan Nusantara KM 19 Kabupaten Bintan merenggut salah satu korban jiwa. Diketahui kecelakaan tersebut menewaskan seorang Balita, Selasa, (12/02/2019) sekitar pukul 17.45 Wib.

Adapun korban kecelakaan diketahui bernama Suzana Ruliana (29) seorang Warga yang beralamat di Jalan Nusantara KM 18,  RT 003/RW 006 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan yang saat ini mengalami luka Patah pada Kaki kiri dan Lengan kiri. Tidak hanya Suzana, sang anak yang bernama Kanza (5) saat ini kritis dan Aqila (2) diketahui telah meninggal dunia pada kecelakaan tersebut.

Korban lainnya yakni Nasaruddin (37) serta satu orang rekannya yang belum diketahui identitasnya saat ini mengalami kritis yang diketahui mengendarai Sepeda Motor merk Tiger dengan Nopol BP 2892 TJ. Dan kink seluruh korban telah berada di RSU Provinsi Kepri Kota Tanjungpinang.

Menurut saksi di lokasi kejadian, Winoto (46) yang saat itu kebetulan berada di samping jalan melihat jelas kronologi kecelakaan tersebut.

“Saat itu saya lihat yang pria yang bawa Motor Tiger berboncengan itu dari arah Kijang mau ke Tanjungpinang, dan Ibu-ibu itu dari arah Tanjungpinang ke arah Kijang. Kecelakaan itu pas yang pria itu menyalip mobil didepannya, tepat didepan ada Ibu yang bawa anaknya. Tak bisa ngelak karena laju Pria itu langsung menabrak Ibu dan anaknya,” Jelas Winoto.

Winoto melanjutkan, bahwa ia melihat Nasarudin mengendarai sepeda motor dengan ugal-ugalan dan seperti dalan keadaan sedang mabuk. “Bawa motornya kayak orang mabuk bang,  ugal-ugalan bawa motornya,” ungkap Winoto.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Bintan AKP Cut Putri Amelia, S.Ik masih mendalami kronologis pastinya dari kecelakaan tersebut.

BACA JUGA :  Tulis Status Bela Jokowi dan Paspampresnya Terkait Tragedi Anis Baswedan di GBK, Ribuan Netizen Hujat Laman FB Kemenpora RI

“Kami masih menyelidiki kronologis kejadian laka tersebut,” ucap AKP Cut Putri Amelia kepada awak media.

“Kita masih olah TKP. Dan saat ini korban masih kritis dan masih dirawat intensif,” tambahnya. (*)

Penulis : Red 
Editor : Syf

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.